Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jelang Lebaran, Kemendag Kendalikan Harga dan Ketersediaan Pangan

Stok beras di gudang Bulog, Pasar Induk Cipinang, dan beberapa gudang lain relatif aman untuk memenuhi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan.

Jelang Lebaran, Kemendag Kendalikan Harga dan Ketersediaan Pangan
Tribunnews/Irwan Rismawan
Pekerja menata karung berisi beras di Gudang Bulog Kanwil DKI dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (18/3/2021). Perum Bulog memprioritaskan pengadaan beras dari produksi dalam negeri dengan target 500.000 ton dalam tiga bulan ke depan. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan mengendalikan harga dan ketersediaan pangan selama Ramadan dan menyambut Lebaran tahun ini.

Upaya ini menghasilkan inflasi yang rendah serta ketersediaan barang untuk masyarakat.

"Inflasi April 2021 sesuai yang dicatat BPS sebesar 0,13 persen. Sementara ketersediaan barang relatif aman khususnya dalam hal kebutuhan pokok seperti beras, gula, bawang, daging, telur dan ayam," kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).

Wamendag menambahkan, stok beras di gudang Bulog, Pasar Induk Cipinang, dan beberapa gudang lain relatif aman untuk memenuhi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan.

Sedangkan ketersediaan gula pasir cukup untuk memenuhi kebutuhan lebih dari dua bulan.

Baca juga: Ketua Komisi Perempuan MUI: Bentuk Ketahanan Pangan Nasional Berawal dari Keluarga

Kemudian minyak goreng cukup untuk sekitar satu setengah bulan, tepung terigu dan kedeali hampir 1,8 bulan sama dengan kedelai, daging sapi dan kerbau sekitar 1,3 bulan, daging ayam ras 1,34 bulan, telur ayam ras sekitar 1 bulan dan bawang putih sekitar 3,5 bulan.

Sementara untuk komoditas yang relatif kurang tahan lama seperti cabai, Kemendag terus mengupayakan agar stoknya bisa memenuhi permintaan konsumen.

Kemendag bersama Satgas pangan juga melakukan berbagai langkah antisipasi, antara lain identifikasi awal dari stok termasuk mengoptimalkan peran Pemerintah Daerah.

Untuk kejadian-kejadian khusus, Kemendag melakukan langkah antisipasi dengan menggelar pasar murah di 34 provinsi.

Menurut Wamendag, peran dan dukungan institusi lain sangat diperlukan untuk menjamin ketersediaan stok dan stabilitas harga.

Oleh karena itu, dia mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang diberikan TNI, Polri, Kemendagri, Kementan, berbagai kementerian lainnya.

"Kerja sama dan koordinasi terus dilakukan sehingga masyarakat bisa menikmati momentum Lebaran dengan baik," ujar dia.

Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas