Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kemenperin Gelar Festival Joglosemar untuk Perbanyak IKM Gabung di Marketplace

Program e-Smart IKM merupakan upaya memberikan edukasi dalam pemanfaatan teknologi digital.

Kemenperin Gelar Festival Joglosemar untuk Perbanyak IKM Gabung di Marketplace
TRIBUNNEWS/LITA FEBRIANI
Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah berupaya memulihkan ekonomi melalui sejumlah program, satu diantaranya lewat Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar menghargai karya-karya anak bangsa yang telah menghasilkan produk dan layanan dari para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).

"Gernas BBI yang diluncurkan pada 14 Mei 2020 ini merupakan sebuah gerakan gotong royong yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat serta pelaku usaha dengan belanja produk dalam negeri terutama produk IKM secara digital," tutur Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih, Senin (10/5/2021). 

Sebagai implementasi kegiatan Gernas BBI, Kementerian Perindustrian menggelar "#FestivalJogloSemar: Artisan Of Java" untuk lebih meningkatkan jumlah IKM yang onboarding di marketplace, menciptakan value creation bagi IKM, serta meningkatkan produk Artisan.

Baca juga: Sebanyak 130 Juta Produk UMKM Terjual di Shopee Big Ramadan Sale 2021

Artisan merupakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang menghasilkan produk dan jasa dengan nilai tambah dan kualitas tinggi, serta keunikan dan spesialisasi yang tidak banyak dimiliki oleh pesaing negara lainnya.

Baca juga: KemenkopUKM Siapkan Factory Sharing untuk Olah Hasil Pertanian

"Kemenperin bertekad untuk terus memberikan pembinaan bagi para pelaku IKM agar mereka dapat berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyrakat melalui program-program yang diinisiasi oleh Kemenperin, seperti program e-Smart IKM," terang Gati.

Program e-Smart IKM merupakan upaya memberikan edukasi dalam pemanfaatan teknologi digital.

Beragam manfaat bagi pelaku IKM yang mengikuti program e-Smart IKM antara lain masuk dalam katalog e-Smart, serta dibimbing langsung untuk buka toko online oleh platform e-commerce agar semakin dikenal luas oleh masyarakat dan pelaku usaha lainnya.

"Kami juga melaksanakan berbagai workshop manajemen bisnis, kebijakan pemerintah, dan bisnis digital serta memberikan rewards bagi IKM yang berkomitmen untuk mengembangkan usahanya melalui digital marketing," jelasnya.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas