Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kandungan Asetaldehida di Atas Ambang Batas, HSA Singapura Tarik 18 Produk Handsanitizer

Menurut HSA, produk-produk yang ditarik ini adalah kategori Topical Antiseptics, dengan nomor batch merujuk pada Annex A dan kelas recall A Wholesale.

Kandungan Asetaldehida di Atas Ambang Batas, HSA Singapura Tarik 18 Produk Handsanitizer
IST
Health Science Authority (HSA) Singapura. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Singapore’s Health Science Authority (HSA), otoritas di Singapura yang mengatur produk kesehatan mengumumkan penarikan 18 merek pembersih tangan atau hand sanitizer, karena temuan kandungan asetaldehida dan/atau metanol yang tinggi.

Situs hsa.gov.sg tertanggal 1 Februari 2021 menyebutkan, HSA menyatakan, pada produk-produk tersebut ditemukan mengandung asetaldehida dan/atau metanol di atasambang batas farmakope farmasi.

Menurut HSA, produk-produk yang ditarik ini adalah kategori Topical Antiseptics, dengan nomor batch merujuk pada Annex A dengan kelas recall A Wholesale.

"Produk tersebut telah menjalani pengujian oleh HSA dan ditemukan kandungan acetaldehyde dan atau methanol pada level di atas batas pharmaceutical pharmacopoeia pharmaceutical pharmacopoeia," sebut HSA dalam pengumumannya.

Periode penarikan dilakukan antara Februari dan April 2021.

HSA menyatakan, penarikan atas produk-produk tersebut diklasifikasikan di bawah Kelas Dua, yang artinya bahwa tidak akan ada masalah kesehatan yang serius yang merugikan pemakainya.

Baca juga: Jokowi Targetkan 100 Ribu Pekerja Sektor Keuangan Telah Divaksin pada Pekan Ini

Karena itu, upaya penarikan diklasifikasikan sebagai tingkat penarikan pedagang ‘grosir’, yang berarti bahwa produk yang terpengaruh ditarik kembali oleh pemasok grosir.

HSA mengharuskan mereka segera menghentikan penjualan batch yang ditentukan ini dan mengembalikan stok yang tersisa ke perusahaan.

Baca juga: Kemenkes: Vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax Tidak Boleh untuk Vaksinasi Gotong Royong

Sebegitu jauh, upaya penarikan 18 merek pembersih tangan tersebut baru diumumkan di Singapura dan belum ada penyebutan produk di Malaysia.

HSA merinci produk hand sanitizer yang ditarik. Dikutip dari situs hsv.gov.sg produk-produk tersebut antara lain Asepso Professional Hand Sanitiser (Batch: B42M), Cuticura Hand Sanitizer (all batches), Epi KleenGel Hand Sanitizer Gel (all batches), Guardian Lavender & Passion Flower Antibacterial Hand Sanitiser (Batch: 9K28DF).

Kemudian, Guardian Aloe & Korean-Mint Antibacterial Hand Sanitiser (Batch: 0D32DF), Kundal Fresh Water Hand Sanitizer+ (Batch: BN227), Sanitelle Instant Hand Sanitizer Antiseptic Gel Kids (all batches), Cath Kidston Moisturising Hand Sanitiser (all batches), Bacteriostat Wash Free Hand Wash Gel (all batches) dan We11 Daily Instant Hand Sanitiser (all batches), Cool Day’s Peppermint Instant Hand Sanitizer (all batches).

Kemudian, Walch Instant Hand Sanitizer (Batch: TG01), TP 706 Hand Sanitiser (Exp: 10/03/2022), Lifebuoy Instant Hand Sanitizer (Batch: OD13UL), FairPrice Hand Sanitiser Lavender (Batch: 201251-001), Germ-X Advanced Hand Sanitizer Original Scent (all batches), Sanigen Gel Hand Refreshing Gel 600ml (all batches) dan Yuri Hand Gel Green Tea Extract (all batches).

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas