Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Ada Lima Fase Menuju Pemulihan Ekonomi Setelah Dihajar Pandemi, Indonesia Baru di Fase Ini

Negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, masih pada fase pandemi dan vaksinasi. Sedangkan negara maju sudah pada tahap inflasi dan jobs market.

Ada Lima Fase Menuju Pemulihan Ekonomi Setelah Dihajar Pandemi, Indonesia Baru di Fase Ini
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Warga mengikuti pelaksanaan program Serbuan Vaksinasi Covid-19 di lapangan Prapat Kurung, kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/6/2021). Surya/Ahmad Zaimul Haq 

Laporan Wartawan Tribunnews, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah memasuki usia satu tahun lebih. Wabah tersebut membuat sebuah siklus bisnis yang dapat dibagi menjadi lima fase untuk mencapai pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Chief Economist Bank DBS, Taimur Baig menuturkan, lima fase tersebut adalah pandemi, vaksinasi, setelahnya bank sentral akan mempertimbangkan inflasi, pasar lowongan kerja (jobs market), dan penyusunan kebijakan baru (policy direction).

Saat ini negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, masih pada fase pandemi dan vaksinasi. Sedangkan negara maju sudah pada tahap inflasi dan jobs market.

Di negara dengan ekonomi terbesar dunia saat ini yakni China dan Amerika Serikat, persentase vaksinasi sudah diatas 40 hingga 50 persen dari total populasi.

Untuk Amerika Serikat, vaksinasi sudah menyentuh angka 53 persen dari total populasi. Sementara di China masih diperkirakan sekitar 40 persen.

Baca juga: Defisit APBN 2021 Makin Manjadi-jadi, Hingga April 2021 Meroket 85,5 Persen Senilai Rp 138,1 Triliun

“Inflasi di AS saat ini masih di bawah target rata-rata The Fed, sehingga The Fed diperkirakan masih akan meneruskan kebijakan fiskal yang akomodatif," ujarnya.

Baca juga: BPK Khawatir terhadap Membengkaknya Utang Pemerintah, Muhammadiyah : Masalah Besar akan Timbul

"Namun di sisi lain AS juga melihat adanya arah pemulihan tingkat konsumsi yang akan berpengaruh pada kenaikan tingkat inflasi,” jelas Taimur dalam keterangannya, (25/6/2021).

Baca juga: Komisi XI DPR RI Sebut Utang Indonesia dalam Taraf Mengkhawatirkan

“China menunjukkan kenaikan nilai ekspor 29 persen di 2021 dibandingkan tahun 2019, didukung oleh tren kenaikan nilai ekspor di seluruh Asia. Nilai investasi asing yang masuk ke China masih menunjukkan tingkat positif dengan total lebih dari USD 950 miliar sejak 2015,” sambungnya. 

Sementara untuk Indonesia, jumlah kasus positif Covid-19 yang sempat menurun beberapa waktu silam, kembali melonjak naik menjadi 15.308 kasus per tanggal 23 Juni 2021. 

Di Indonesia, pemulihan ekonomi relatif membaik walaupun ada tantangan dengan kenaikan kasus Covid-19 belakangan ini.

Diharapkan upaya pemerintah untuk mendorong vaksinasi akan membawa sentimen positif dan membantu percepatan pemulihan ekonomi.

Senior Economist DBS Group Research, Radhika Rao menuturkan, program vaksinasi sangat jelas memegang peran penting dalam upaya pemulihan ekonomi dan pemetaan investasi di masa mendatang.

Keuangan publik Indonesia telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama dua dekade terakhir. “Pemotongan suku bunga tidak akan terjadi, akan tetapi stabilitas pasar keuangan akan menjadi prioritas,” ujar Radhika Rao.

Fokus utama saat ini adalah mempercepat penyebaran vaksinasi dan membantu Indonesia keluar dari krisis pandemi.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas