Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Sri Mulyani: 32,6 Juta Pelanggan PLN Akan Terima Perpanjangan Diskon Tarif Listrik

Menterk Keuangan Sri Mulyani mengatakan, diskon perpanjangan menjadi 9 bulan ini akan diberikan kepada 32,6 juta pelanggan. 

Sri Mulyani: 32,6 Juta Pelanggan PLN Akan Terima Perpanjangan Diskon Tarif Listrik
Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas PLN menggunakan thermogun mengukur suhu pada peralatan yang terpasang di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) di Gardu Induk Gandul, Jakarta, Kamis (25/2/2021). Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan menyatakan, dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat ini akan memperpanjang lagi diskon 50 persen untuk golongan tarif listrik 450 va dan 900 va sebesar 25 persen sampai kuartal III 2021. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, diskon perpanjangan menjadi 9 bulan ini akan diberikan kepada 32,6 juta pelanggan. 

"Durasinya diperpanjang dari 3 bulan, 6 bulan, dan sekarang 9 bulan sampai dengan September adalah 32,6 juta pelanggan yang selama ini merupakan pelanggan untuk 450 va dan 900 va," ujarnya saat konferensi pers secara virtual, Jumat (2/7/2021). 

Sri Mulyani menjelaskan, stimulus program ketenagalistrikan yaitu untuk masyarakat yang pelanggan 450 va dan 900 va pada awal APBN 2021 awal sebetulnya hanya ditujukan untuk 1 kuartal. 

Baca juga: KAI Logistik Diskon 50 Persen Biaya Pengiriman Khusus Obat dan Alat Medis

"Untuk 1 kuartal saja yaitu kuartal I dengan diskon yang sama dengan tahun 2020 yaitu 450 va diberikan diskon 100 persen, artinya dibebaskan. Sementara, yang 950 va diberikan diskon 50 persen," katanya. 

Baca juga: Pemerintah Akan Gulirkan Bansos Selama PPKM Darurat, Termasuk Subsidi Listrik

Selanjutnya, eks direktur pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, pemberian diskon tarif listrik kembali diperpanjang pada kuartal II. 

"Kemudian, diperpanjang sampai kuartal II dengan diskon menurun jadi 50 persen untuk 450 va dan yang untuk diskon 900 va turun ke 25 persen," pungkas Sri Mulyani.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas