Tribun Bisnis

Berani Ekspor Benih Lobster, Siap-siap Dapat Sanksi Pidana

KKP mengancam akan memberikan sanksi apabila ada yang melakukan praktik ekspor benih bening lobster (BBL).

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Sanusi
zoom-in Berani Ekspor Benih Lobster, Siap-siap Dapat Sanksi Pidana
HANDOUT
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Muhammad Zaini mengatakan, benih bening lobster diperbolehkan untuk ditangkap, tetapi hanya untuk kepentingan riset dan budidaya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengancam akan memberikan sanksi apabila ada yang melakukan praktik ekspor benih bening lobster (BBL).

Tak tanggung-tanggung, ancaman sanksi yang diberikan adalah sanksi pidana.

Kepala Pusat Karantina Ikan KKP Riza Priyatna menegaskan, aturan sanksi tersebut sudah jelas tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 17 tahun 2021 pasal 19 ayat 1.

Baca juga: Permen KP Nomor 17/2021 Terbit, Pengusaha Sebut Bisa Dorong Pertumbuhan Budidaya Lobster

Sebagai informasi, peraturan tersebut menjelaskan tentang pengelolaan lobster, kepiting, dan rajungan di wilayah negara Republik Indonesia.

“Di Permen (peraturan Menteri) 17 tahun 2021 dengan pasal 19 terkait ketentuan sanksi, bahwa setiap orang dilarang melakukan pengeluaran BBL keluar wilayah Indonesia,” jelas Riza dalam bincang-bincang secara virtual, Selasa (13/7/2021).

“Apabila dilanggar, ketentuannya adalah ketentuan pidana,” sambungnya.

Kemudian, Riza melanjutkan, setiap orang yang melakukan penangkapan, pembudidayaan, lalu lintas dan/atau pengeluaran BBL hingga lobster dalam kondisi tidak sesuai dengan ketentuan, maka akan dikenakan sanksi administratif.

Diantaranya seperti peringatan atau teguran tertulis, denda administratif, pembekuan dokumen perizinan berusaha, dan atau pencabutan dokumen perizinan berusaha.

Benih Lobster Boleh Ditangkap, tapi Tidak Boleh Diekspor, KKP: Hanya untuk Riset dan Budidaya

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Muhammad Zaini mengatakan, benih bening lobster diperbolehkan untuk ditangkap, tetapi hanya untuk kepentingan riset dan budidaya.

Muhammad Zaini juga kembali menegaskan penangkapan benih bening lobster dilarang keras apabila diperdagangkan untuk kegiatan ekspor.

Sebagai informasi, hal tersebut telah tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 tahun 2021.

Baca juga: Selama 7 Bulan, KKP Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp138,44 Miliar

“Benih bening lobster tidak boleh diperdagangkan untuk diekspor. Boleh ditangkap, tapi untuk kepentingan riset dan kepentingan budidaya,” jelas Zaini dalam bincang-bincang secara virtual, Selasa (13/7/2021).

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas