Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Manfaatkan Teknologi, Industri Material Indonesia Bisa Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri

Daya saing industri material lokal sebagai penopang sektor infrastruktur dan properti terus dipacu.

Manfaatkan Teknologi, Industri Material Indonesia Bisa Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri
istimewa
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Daya saing industri material lokal sebagai penopang sektor infrastruktur dan properti terus dipacu.

Terlebih saat pemerintah mulai memprioritaskan sektor konstruksi publik untuk pemerataan pembangunan dan ekonomi nasional.

Kementerian Perindustrian menilai Indonesia mempunyai potensi besar dalam memacu kinerja industri penunjang pembangunan infrastruktur dan properti.

Baca juga: Kemenperin Pantau Operasional Industri Saat PPKM Level 4

Misalnya, dengan ketersediaan sumber daya alam dan sumber daya manusia, yang juga ditopang melalui pemanfaatan teknologi terbaru.

"Indonesia negara yang memiliki sumber daya alam dan potensi yang besar untuk membangun negeri sendiri. Saat ini, kami mendorong industri-industri material tersebut untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri hingga untuk permintaan ekspor," tutur Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat diskusi virtual Urban Forum 2021, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Wali Kota Bekasi Batal Vaksinasi Anak Pakai Astrazeneca, Ini Alasannya 

Sektor konstruksi atau infrastuktur publik masuk ke dalam kegiatan kritikal yang tetap berjalan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Artinya, industri penunjangnya juga perlu dijaga aktivitas produksinya agar bisa memenuhi pasokan bahan bakunya," kata Agus.

Saat ini, kemampuan industri semen di Tanah Air sudah cukup kompetitif, dengan jumlah produksinya sebanyak 64,83 juta ton pada tahun 2020.

Baca juga: UIN Yogyakarta Bakal Beri Gelar Doktor Honoris Causa untuk Sri Paus dan Grand Syeikh Al Azhar

Utilisasinya mencapai 56 persen dengan konsumsi semen sebesar 62,72 juta ton dan ekspor semen menembus 1,09 juta ton pada tahun lalu.

Halaman
123
Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas