Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pertumbuhan Ekonomi

Meski Ekonomi Tumbuh Tinggi, Erick Thohir Tetap Waspadai Bayang-bayang Varian Delta

Erick Thohir mengatakan, arah pemulihan perekonomian Indonesia sudah berada pada jalur yang tepat.

Meski Ekonomi Tumbuh Tinggi, Erick Thohir Tetap Waspadai Bayang-bayang Varian Delta
Tangkap Layar KompasTV
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, arah pemulihan perekonomian Indonesia sudah berada pada jalur yang tepat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, arah pemulihan perekonomian Indonesia sudah berada pada jalur yang tepat.

Hal tersebut terlihat dari adanya laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat ekonomi pada triwulan II 2021 tumbuh 3,31 persen jika dibandingkan dengan triwulan I 2021.

Baca juga: DKI Selamat dari Turbulensi Resesi, Ekonomi Jakarta Kuartal Dua Melesat 10,91 Persen

Adapun, jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (year on year/yoy), pertumbuhan ekonomi triwulan II 2021 tumbuh 7,07 persen.

“Pertumbuhan ini menggambarkan, bahwa arah pertumbuhan ekonomi sudah berada di jalur yang tepat,” jelas Menteri Erick dalam webinar Sinergi Menjaga Momentum Dan Optimisme Pemulihan Ekonomi Nasional secara virtual, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Indonesia Berhasil Keluar dari Resesi, Ketua Banggar DPR Apresiasi Tim Ekonomi Jokowi

“Tidak hanya mengandalkan belanja negara, pertumbuhan ini didorong dengan gerakan sinergi yang menunjukkan hasil nyata konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor,” sambungnya.

Namun Erick juga mengingatkan, meskipun pertumbuhan ekonomi tercatat sangat meroket, semua pihak harus tetap waspada dengan adanya Covid-19 varian delta.

Baca juga: Efektivitas Penanganan Covid-19 Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan kasus varian delta telah terjadi di sejumlah negara. Termasuk juga Indonesia.

“Kita harus tetap waspada. Faktor varian virus delta ini memiliki penularan yang sangat cepat,” papar Erick.

“Belum lagi mutasi virus yang juga cepat memutasi varian-varian baru. Sehingga hal ini menjadi disrupsi bagi sektor ekonomi yang terus terpengaruh selama pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas