Tribun Bisnis

Jaga Ekosistem Lingkungan, Langkah Chandra Asri Diapresiasi Daerah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengapresiasi upaya PT Chandra Asri Petrochemical Tbk yang menjaga ekosistem lingkungan saat pandemi Covid-19.

Penulis: Sanusi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jaga Ekosistem Lingkungan, Langkah Chandra Asri Diapresiasi Daerah
TRIBUNNEWS/LITA FEBRIANI
Pabrik baru polyethylene PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) di Cilegon, Banten, Jumat (6/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengapresiasi upaya PT Chandra Asri Petrochemical Tbk yang menjaga ekosistem lingkungan saat pandemi Covid-19.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mahdani mengatakan, sangat terbantu dengan adanya program Chandra Asri untuk menjaga lingkungan.

Pemprov Banten memiliki anggaran untuk menjaga serta mengembangkan lingkungan.

Namun akibat pandemi Covid-19 banyak program yang tidak bisa berjalan karena alokasi anggaran disedot untuk penanganan Covid-19.

"Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap keuangan Provinsi Banten. Ini juga yang membuat Pemerintah Provinsi Banten masih belum bisa sepenuhnya membuat bangunan yang bersifat fisik," jelasnya dalam lokakarya yang digelar virtual, Kamis (19/8/2021).

Chandra Asri bersama kelompok tani hutan berusaha menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan.

Baca juga: Garap Pabrik Baru CAP2, Chandra Asri Gandeng Thaioil

Adapun perusahaan memiliki berbagai program antara lain dengan mengintegrasikan aspek-aspek Environment, Social dan Governance (ESG). ESG masuk ke dalam program-program kerja Perseroan, salah satunya yang sudah dijalankan adalah program Restorasi Taman Kehati Kadubeureum, berlokasi di Kampung Pasir Ceuri, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.

Konsep dasarnya perusahaan akan membayar (willingness to pay) kepada kelompok tani hutan (KTH) setempat yang bersedia menerima pembayaran (willingness to accept) untuk membantu merawat dan memonitoring keberlangsungan taman kehati Kadubeureum.

Chandra Asri akan melakukan verifikasi setiap 6 bulan sekali bersama FKDC, DLH Kabupaten Serang, dan BBKSDA SKW 1 Serang.

Dia menegaskan, program Chandra Asri perlu mendapat banyak dukungan dari banyak orang. Langkah yang dilakukan Chandra Asri sangat baik jika ditiru perusahaan lain.

"Karena pembiayaan lingkungan tidak hanya tergantung pada pemerintah daerah saja tetapi juga perlu didukung oleh perusahaan atau industri," katanya.

Program pembangunan yang bersifat fisik saat pandemi Covid-19 butuh kontribusi swasta. Sebab itu kerja sama antara swasta dengan pemerintah daerah perlu dijaga demi kelestarian lingkungan.

"Jika ada sinergi maka Insyaallah keanekaragaman hayati bisa berjalan. Contohnya seperti yang dibantu oleh Chandra Asri," ucapnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas