Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Baru 42 Perusahaan Manfaatkan Super Tax Deduction, Kurangi Penghasilan Bruto Sampai 200 Persen

Minat perusahaan memanfaatkan insentif ini masih sedikit. Terbukti, hingga saat ini baru 42 perusahaan yang memanfaatkan super tax deduction ini.

Baru 42 Perusahaan Manfaatkan Super Tax Deduction, Kurangi Penghasilan Bruto Sampai 200 Persen
dok.
Yayan Cahyana, Executive Director, Indonesia Business Links. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah telah menerbitkan kebijakan insentif pajak super tax deduction berupa pengurangan penghasilan bruto hingga 200 persen bagi perusahaan yang berinvestasi pada kegiatan vokasi atau pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Sayangnya, minat perusahaan memanfaatkan insentif ini masih sedikit. Terbukti, hingga saat ini baru 42 perusahaan yang memanfaatkan super tax deduction ini.

Kebijakan Super Tax Deduction diterbitkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 45/2019, dengan pelaksanaan yang didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 128/PMK.010/2019.

Perusahaan yang berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM Indonesia melalui kegiatan pengembangan vokasi berhak mengajukan insentif Super Tax Deduction.

Wujudnya, berupa pengurangan penghasilan bruto hingga 200 persen dari jumlah biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan praktik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran.

Baca juga: Bisnis Tertekan, Pengusaha Kuliner Minta Insentif Pajak PB 1 dan Reklame

Tax saving tersebut kemudian dapat dimanfaatkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, profitabilitas dan daya saing.

Dwi Setyobudi, Kasi Peraturan PPh Badan II (Fasilitas), Ditjen Pajak, Kementerian Keuangan, pada acara diskusi Forum Kemitraan Citi Indonesia dan Indonesia Business Links bertajuk 'Super Tax Deduction, Bersama Ciptakan SDM Unggul dan Tingkatkan Keterlibatan Semua Sektor Industri', Kamis (16/9/2021) mengatakan, fasilitas insentif Super Tax Deduction sebesar 200 persen ini terdiri atas pengurangan 100 persen dari biaya yang telah dikeluarkan, dan tambahan pengurangan lagi dengan besaran maksimal 100 persen.

Baca juga: Atur Ulang, Impor Barang Pekerjaan Konstruksi hingga LNG Tidak Kena Pajak

Cakupan program vokasi yang bisa mendapatkan insentif ini meliputi:

1. Praktik kerja dan pemagangan oleh peserta didik di perusahaan

2. Pembelajaran melalui penyediaan tenaga pengajar oleh perusahaan di sekolah kejuruan, perguruan tinggi vokasi dan balai latihan kerja.

Baca juga: Serius Pengen Kerja Via Jalur Magang? Ini Dia Daftar Perusahaan yang Punya Program Akselerasi Karier

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas