Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Danone-Aqua Resmi Operasikan PLTS Atap Keempat di Pabrik Mekarsari

PLTS Atap yang dipasang ini memiliki kapasitas sistem sebesar 2.112 kWp dan bisa menghasilkan listrik 2,3 GWh per tahun

Danone-Aqua Resmi Operasikan PLTS Atap Keempat di Pabrik Mekarsari
istimewa
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Pabrik Danone-Aqua di Mekarsari, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Pabrik Danone-Aqua di Mekarsari, Kabupaten
Sukabumi, Jawa Barat secara virtual, Selasa (21/9/2021).

Peresmian ini bertepatan dengan Zero Emission Day (Hari Emisi Nol Sedunia).

Peresmian dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan turut dihadiri
oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Bambang Rianto, serta Bupati Sukabumi,
Marwan Hamami.

Baca juga: SPBU Bakal Gunakan PLTS, Pertamina Sebut Berpotensi Hemat Rp 4 Miliar per Tahun

PLTS Atap yang dipasang ini memiliki kapasitas sistem sebesar 2.112 kWp dan bisa menghasilkan listrik 2,3 GWh per tahun, serta mengurangi 1.916 ton CO2 per tahun.

PLTS Atas di pabrik Mekarsari ini akan menghemat konsumsi daya listrik dari PLN sebesar 10 persen.

PLTS Atap di pabrik Mekarsari mulai dipasang pada akhir Juni dan mulai beroperasi awal Juli 2021 dengan kapasitas 2.112 kWp dengan istrik yang diproduksi: 2,3 GWh per tahun.

Pemasangan PLTS Atap Mekarsari ini merupakan bagian dari komitmen Danone-Aqua dalam
mendukung upaya Pemerintah Indonesia mengejar target nol emisi di 2060,
meningkatkan bauran energi baru terbarukan hingga 23 persen pada 2025, serta upaya
Pemprov Jawa Barat untuk meningkatkan implementasi energi baru terbarukan
hingga 6,8 GW di 2025.

Baca juga: Swasta Bangun PLTS 100 Megawatt dari Potensi 2 Gigawatt

Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jawa Barat menargetkan proporsi suplai energi baru terbarukan untuk energi primer sebesar 20,1 persen.

"Pengembangan Energi Baru Terbarukan melalui pembangunan PLTS Atap, merupakan salah satu bentuk kontribusi konservasi energi sekaligus mengurangi emisi karbon dari penggunaan energi fosil yang mendominasi pasokan listrik pada pembangkit listrik nasional,” ujarnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas