Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Dampak PPKM Semakin Baik, Sri Mulyani Berharap Indeks Keyakinan Konsumen Naik

Kementerian Keuangan menyatakan, dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) semakin membaik.

Dampak PPKM Semakin Baik, Sri Mulyani Berharap Indeks Keyakinan Konsumen Naik
ist
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan menyatakan, dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) semakin membaik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, seiring dengan hal itu, diharapkan indeks keyakinan konsumen atau consumer confidence index bisa kembali naik.

Baca juga: Bank Indonesia: Uang Beredar Agustus 2021 Tercatat Rp 7.198 Triliun

"Kita harap momentum untuk consumer confidence index ini akan segera terpulihkan dengan status PPKM yang mulai membaik," ujarnya saat konferensi pers APBN Kita, Kamis (23/9/2021).

Sri Mulyani menjelaskan, indeks keyakinan konsumen Indonesia memang mengalami pelemahan cukup dalam akibat terjadinya PPKM level 4 pada Juli lalu.

Baca juga: Lowongan Kerja PT Pos Indonesia Persero Makassar 2021 Frontliner, Dibuka hingga 24 September 2021

Saat itu, indeks keyakinan konsumen merosot tajam dari level 107 menuju 80,2, hingga masih dalam angka rendah di 77,3 pada Agustus 2021.

Sementara di sisi produksi, Sri Mulyani melihat adanya kenaikan indeks manufaktur Indonesia menuju ke arah positif lagi.

"Purchasing manager indeks manufaktur itu sekarang di 43,7 dan ini masih dalam zona kontraksi. Namun, berbagai suporting indikator menggambarkan bahwa kegiatan manufaktur sebetulnya masih cukup kuat," pungkasnya.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas