Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tingkatkan Konektivitas di Kabupaten Asmat, Kemenhub Terus Bangun Infrastruktur Transportasi

Bahwa Kemenhub tengah melakukan sejumlah pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi.

Tingkatkan Konektivitas di Kabupaten Asmat, Kemenhub Terus Bangun Infrastruktur Transportasi
TRIBUN/HO/PUSPEN TNI
Helikopter TNI di Bandara Ewer, Kabupaten Asmat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tingkatkan konektivitas dari dan ke Kabupaten Asmat di Papua, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur transportasi di wilayah tersebut.

Budi Karya mengungkapkan, bahwa Kemenhub tengah melakukan sejumlah pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi.

“Kita terus melakukan peningkatan infrastruktur transportasi di Asmat secara keseluruhan. Kita tahu di Asmat ini ada Bandara Ewer, Pelabuhan Agats, dan infrastruktur transportasi lainnya. Kita ingin bangun infrastruktur di sini agar seluruh Indonesia mengetahui Asmat,” jelas Menhub.

Baca juga: Perbaikan Infrastruktur Bawa Dampak Positif Terhadap Industri Logistik

Menhub mengungkapkan, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara telah mengembangkan Bandara Ewer agar lebih memenuhi aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Ia juga menjelaskan, bahwa pihaknya akan membangun bandara dengan desain kearifan lokal sebagai infrastruktur transportasi.

"Dengan bandara yang memiliki kearifan lokal, tentunya diharapkan dapat menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke wilayah tersebut," ucap Budi Karya, Minggu (26/9/2021).

Menurutnya, saat ini Bandara Ewer sudah memiliki runway atau landas pacu berukuran 1.650 x 30 meter yang sudah mampu didarati pesawat sejenis ATR-72.

Baca juga: Genjot Ekonomi Daerah, Kementerian PUPR Bangun Sejumlah Infrastruktur di NTB

Selain itu, bandara ini memiliki apron seluas 90 x 70 meter, dan gedung terminal seluas 576 meter persegi.

"Tidak hanya bandara, kami juga juga tengah melakukan peningkatan konektivitas melalui transportasi laut dan penyeberangan," ujar Budi Karya.

Budi Karya mengungkapkan, bahwa terkait transportasi laut dan penyeberangan sudah diinstruksikan kepada Dirjen Perhubungan Darat untuk memastikan Pelabuhan Agats menjadi penghubung angkutan logistik dari Surabaya melalui kapal tol laut.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas