Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

OJK Tutup 425 Kegiatan Investasi Bodong dan 1.500 Fintech Lending Ilegal

Tirta Segara mengungkapkan, pihaknya telah menutup 425 investasi ilegal dan 1.500 fintech Peer to Peer (P2P) lending ilegal.

OJK Tutup 425 Kegiatan Investasi Bodong dan 1.500 Fintech Lending Ilegal
IST
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengungkapkan, pihaknya telah menutup 425 investasi ilegal dan 1.500 fintech Peer to Peer (P2P) lending ilegal.

Menurut Tirta, hingga semester satu 2021 ini setidaknya 425 investasi ilegal dalam kategori money game, crypto aset tanpa izin, forex dan robot forex tanpa izin telah ditutup.

Baca juga: OJK Fokus Pada Aspek Perlindungan Data Digital Konsumen di Sektor Perbankan

"Selain investasi ilegal, kami bersama Satgas Waspada Investasi (SWI) telah menutup 1.500 fintech peer to peer lending yang ilegal dan beredar di masyarakat," ujar Tirta dalam Webinar Wake Up Call: Building Neo Economy Society, Senin (27/9/2021).

Ia juga menyebutkan, hingga 14 Juli 2021 OJK telah menghentikan 11 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang.

Baca juga: OJK Minta Perbankan Dampingi dan Bina UMKM Setelah Diberikan KUR

Berikut daftar entitas yang dihentikan SWI:

1. PT. Bitrexgo Solusi Prima

2. PT. Payung Nuswantoro Internasional

3. PT. Sejahtera Bersama Solusindo (Good Deal Poin)

4. GIVE4DREAM

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas