Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

MIND.ID Tanggapi Kritik Adian Napitulupu di Rapat dengan Komisi VII DPR: Akan Kami Cross Check

Direktur Antar Kelembagaan MIND ID Dani Amrul membenarkan ada hal-hal yang perlu diperbaiki dalam hal program sustainability dan community development

MIND.ID Tanggapi Kritik Adian Napitulupu di Rapat dengan Komisi VII DPR: Akan Kami Cross Check
TRIBUN/HO
ILUSTRASI - Aktivitas tambang PT Sumber Daya Arindo, anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (Persero) di Monoropo, Halmahera, Maluku Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Manajemen MIND ID dan anak usahanya termasuk PT Aneka Tambang Tbk (Persero) menanggapi kritikan anggota DPR dari Fraksi PDIP Adian Napitupulu terkait keberpihakan BUMN Tambang terhadapa masyarakat lokal, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Senin (27/9/2021) lalu.

Direktur Antar Kelembagaan MIND.ID, Dani Amrul menjelaskan, memang ada kelebihan dan kekurangan Antam di wilayah operasi tersebut. Dia membenarkan, ada hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan dalam hal program sustainability dan community development.

"Untuk MIND ID akan lakukan koordinasi di lapangan untuk crosscheck validasi informasi tersebut dan segera lakukan perbaikan melalui berbagai pendekatan dan program," ujarnya dalam keterangan pers tertulis kepada Tribunnews.

Dani juga mengajak agar melihat MIND ID secara keseluruhan. "Sudah banyak pencapaian program sustainability yang dilakukan di anggota holding dan di lapangan di berbagai daerah," ujarnya.

Sebagai contoh, Inalum Operating mengembangkan kawasan agrobisnis dengan pemberdayaan petani cabai dan UMKM terkait menjadi salah satu produk unggulan lokal.

Baca juga: Ricuh karena Tambang di Bolaang Mongondow Sulut, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal

"Inilah salah satu bentuk upaya MIND ID memperkuat kearifan lokal di Sumatera Utara. Sedangkan di Antam juga ada perkebunan kopi di Halmahera dan Program Pengembangan Kopi di Halmahera Timur - PT Antam dengan tujuan peningkatan kesejahteraan petani," ujarnya.

Baca juga: Bantah Miliki Bisnis Tambang di Papua, Luhut Tantang Haris Azhar dan Fatia Lihat Laporan Kekayaannya

Terkait pemberdayaan petani, Dani menyatakan, program CSR MIND.ID melalui Antam melibatkan 193 Petani di lahan seluas 114 hektar (dengan jumlah tanaman kopi 114.000 pohon).

Hasil panen bijih kopi juga dibuatkan hilirisasi menjadi kopi bubuk yang dipasarkan Koperasi Tani Permata Buli di Maluku Utara dengan merek kopi Halmahera.

Baca juga: Erick Thohir Minta Lahan Bekas Tambang Jadi Pertanian Rakyat

Contoh lain menurut Dani adalah program kerakyatan di Bukit Asam melalui pengolahan tanaman bambu menjadi herbal yang dikelola UMKM.

Sementara di Papua, MIND.ID melalui Freeport juga membangun gedung sport Center senilai 400M yang dibangun PT Freeport Indonesia untuk masyarakat Papua dan pelaksanaan PON.

Dani juga menguraikan bahwa program Community & Society dalam pelibatan dan pemberdayaan kelompok masyarakat juga sedang dilakukan Mind Id dengan membangun desa wisata di Parung, Bogor, yang diharapkan kelak memberdayakan potensi desa menjadi ikon.

Pihaknya menyampaikan terima kasih atas seluruh kritik dan masukan dari para anggota Komisi VII DPR yang menurutnya sudah seharusnya melaksanakan fungsi kontrol dengan memgkritisi BUMN Tambang.

"Pada akhirnya kami mengajak semua anggota dewan yang terhormat sebagai mitra strategis BUMN utk membangun program sustainability yang lebih produktif dan membumi untuk rakyat sejahtera, terlebih lagi di lokasi pertambangan. Inilah peran strategis BUMN sebagai agent of social development," ujarnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas