Tribun Bisnis

Imbas Pandemi, Banyak Masyarakat Indonesia Ingin Membangun Bisnis Sendiri

Tunaiku sebagai produk KTA online Amar Bank menerapkan teknologi big data  yang canggih

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
Imbas Pandemi, Banyak Masyarakat Indonesia Ingin Membangun Bisnis Sendiri
capture webinar
Acara webinar ‘Ngopi Bareng Bang Amar’ yang diselenggarakan oleh Tunaiku-Amar Bank 

Untuk itu, Tunaiku menawarkan solusi untuk membantu masyarakat Indonesia dengan platform pinjaman digital yang cepat, mudah dan aman, memungkinkan mereka untuk mengambil pinjaman produktif, seperti modal usaha, untuk membantu mencapai tujuan keuangan mereka.

Tunaiku juga meluncurkan kampanye #SemuaBisaLebih untuk mendorong masyarakat agar mereka dapat berbuat lebih banyak dalam kehidupan mereka untuk mencapai tujuan keuangan mereka. Kampanye ini juga memberikan literasi keuangan tentang pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis, yang memiliki peran sangat penting bagi pemberdayaan individu dan pengusaha.

Baca juga: PGN Optimalkan Moda Transportasi Gas Bumi untuk Pemerataan

EVP Retail Banking Amar Bank, Abraham Lumban Batu mengatakan,  banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan atau mata pencaharian akibat pandemi Covid-19 dan banyak masyarakat Indonesia yang beralih untuk membangun bisnis sendiri.

Namun, dalam menciptakan bisnis yang berkelanjutan, pemilik usaha juga harus memperhatikan arus kas dan arus modal. Salah satu tantangan terbesar adalah mencari dukungan modal kerja untuk memulai bisnis mereka atau untuk mengelola arus kas operasional.

"Kami menawarkan pinjaman tanpa agunan yang mudah dan terpercaya untuk membantu masyarakat memulai bisnis berkelanjutan, dan meningkatkan pendapatan," kata Abraham.

Tunaiku sebagai produk KTA online Amar Bank menerapkan teknologi big data  yang canggih sehingga membuat pengajuan pinjaman tanpa agunan menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan lebih aman.

Tunaiku telah menyalurkan pinjaman dengan total lebih dari Rp 5,8 triliun dan mendistribusikan ke lebih dari 115.000 bisnis mikro (UMKM), yang mendorong porsi kredit UMKM Amar Bank di angka 47 persen dari total portofolio kredit bank. Jumlah ini lebih tinggi dari persyaratan OJK di angka minimum 20 persen.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas