Tribun Bisnis

Pemerintah Kembali Buka Pintu Internasional untuk Turis Asing, Garuda: Kita Tunggu Kondisi Pasar

Garuda Indonesia masih fokus untuk penerbangan domestik dan frekuensi penerbangan dari dan ke Bali dari domestik cukup banyak.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Muhammad Zulfikar
Pemerintah Kembali Buka Pintu Internasional untuk Turis Asing, Garuda: Kita Tunggu Kondisi Pasar
Istimewa
Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia. Pemerintah Kembali Buka Pintu Internasional untuk Turis Asing, Garuda: Kita Tunggu Kondisi Pasar 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah kembali membuka pintu internasional untuk para turis asing yang ingin berwisata ke Indonesia.

Salah satu pintu internasional yang dibuka yaitu melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali yang kembali menerima turis asing.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra juga mengungkapkan, pihaknya masih memantau kondisi pasar dan belum mengajukan slot penerbangan internasional dari dan ke Bali.

"Kami ingin memantau lebih dulu kondisi pasar, sebelum mengaktifkan kembali penerbangan internasional dari dan ke Bali," ucap Irfan saat dikonfirmasi, Senin (18/10/2021).

Untuk saat ini, lanjut Irfan, Garuda Indonesia masih fokus untuk penerbangan domestik dan frekuensi penerbangan dari dan ke Bali dari domestik cukup banyak.

"Meski begitu, bukan tidak mungkin kami akan membuka kembali penerbangan internasional dari dan menuju Bali dengan melihat kondisi pasar," ucap Irfan.

Baca juga: Pelaku Industri Pariwisata Kecewa, Pembukaan Kembali Bali Tak Diimbangi dengan Slot Penerbangan

Meski begitu, Garuda Indonesia saat ini masih fokus pada rute domestik hingga respon pasar cukup besar dan akan kembali diaktifkan kembali penerbangan dari dan ke Bali.

Sementara itu menurut VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan mengatakan, bahwa saat ini belum ada maskapai domestik yang mengajukan slot penerbangan internasional dari dan menuju Bali.

Menurut Handy, pengajuan slot penerbangan biasanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 bulan untuk persiapan. Persiapan itu, meliputi membuka penjualan, penyiapan fleet, kru, perizinan dan sebagainya.

Suasana Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terlihat lengang saat resmi dibuka kembali untuk melayani penerbangan internasional, di Badung, Bali, Kamis (14/10/2021). Di hari pertama pembukaan kembali ini belum ada pesawat dengan rute internasional yang datang di Bali maupun berangkat dari Bali. Tribun Bali/Rizal Fanany
Suasana Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terlihat lengang saat resmi dibuka kembali untuk melayani penerbangan internasional, di Badung, Bali, Kamis (14/10/2021). Di hari pertama pembukaan kembali ini belum ada pesawat dengan rute internasional yang datang di Bali maupun berangkat dari Bali. Tribun Bali/Rizal Fanany (Tribun Bali/Rizal Fanany)
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas