Menaker Luncurkan Program Beasiswa 1000 Talenta Santri
Beasiswa ini membidik para santri yang kreatif, inovatif, dan bisa beradaptasi dengan cepatnya perkembangan zaman.
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Choirul Arifin
Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meluncurkan program Beasiswa 1000 Talenta Santri pada puncak perayaan Hari Santri, 22 Oktober 2021.
Beasiswa ini membidik para santri yang kreatif, inovatif, dan bisa beradaptasi dengan cepatnya perkembangan zaman.
Menaker Ida mengatakan, kalangan santri yang berisikan generasi muda harus dibekali dengan kompetensi yang mumpuni, guna menghadapi bonus demografi dan tantangan ketenagakerjaan di masa depan yang semakin dinamis.
“Saya mengajak para talenta muda santri, para santri millennial, para santri generasi Z, untuk terus mengembangkan diri dalam menghadapi tantangan pekerjaan masa depan dan bonus demografi yang sudah di depan mata,” kata Ida dalam keterangannya, Minggu (24/10/2021).
Baca juga: 2.175 Orang Terima Beasiswa Pendidikan Indonesia dari Kemendikbudristek
Menurut Menaker, peringatan Hari Santri pada tanggal 22 Oktober 2021 merupakan momen penting untuk menyadari peran santri untuk menyambut bonus demografi Indonesia.
Baca juga: Prospek Karier di Perusahaan Startup Terbuka Luas, Prasetiya Mulya Buka Program S1 Fintech
Ia menambhkan, program Beasiswa 1000 Talenta Santri ini memuat materi pelatihan yang dibutuhkan santri untuk bersaing di era digital. Seperti pelatihan digital marketing, video editing, fotografi, product design dan virtual event organizing.
Baca juga: KT&G Salurkan Beasiswa Rp 970 Juta untuk 137 Pelajar dan Mahasiswa Indonesia
“Untuk mewujudkan itu, saya meluncurkan sebuah gerakan perubahan untuk para talenta santri, melalui Program 1000 Talenta Santri, yaitu beasiswa pelatihan berbasis kompetensi untuk para santri di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Acara peluncuran program ini dihadiri oleh Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, Ketua RMI KH Abdul Ghoffar Rozin, dan para kiai serta pengurus PBNU.
Acara juga diikuti secara virtual oleh para kiai, para santri dan para tokoh di seluruh Indonesia. Pelatihan ini akan diselenggarakan secara hybrid antara online dan offline yang diadakan di beberapa BLK di seluruh Indonesia.
Antara lain BLK Aceh, BBPLK Medan, BLK Padang, BBPLK Serang, BBPLK Bekasi, BBPLK Bandung, BLK Lembang, BBPLK Semarang, BLK Surakarta, BLK Sidoarjo, BLK Banyuwangi, BLK Lombok Timur, BLK Bantaeng, BLK Pangkep, BLK Belitung, BLK Samarinda, BLK Makassar.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.