Tribun Bisnis

Hingga September 2021, PGN Salurkan Gas Bumi ke 2.371 Pelanggan 

PT PGN Tbk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menggerakan perekonomian nasional, melalui pemenuhan layanan gas bumi

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Muhammad Zulfikar
Hingga September 2021, PGN Salurkan Gas Bumi ke 2.371 Pelanggan 
dok. PGN
Hingga September 2021, PGN Salurkan Gas Bumi ke 2.371 Pelanggan  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PGN Tbk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menggerakan perekonomian nasional, melalui pemenuhan layanan gas bumi.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz mengatakan, sektor industri dan komersial menyumbang porsi penjualan paling besar pada akumulasi penjualan gas PGN Group. 

Sampai dengan September 2021, kata Faris, penjualan gas bumi ke pelanggan industri - komersial tercatat sebesar 481 BBTUD untuk melayani pelanggan PGN Group sebanyak 2.371 pelanggan.

Baca juga: PGN Maksimalkan 7 Potensi Kolaborasi Green Energy

“PGN menjaga kapabilitas dan mengembangkan infrastruktur untuk meningkatkan accessibility pemanfaatan gas bagi sektor industri, agar bisa memberikan multiplier effect, peningkatan daya siang produk industri dan penyerapan tenaga kerja,” ujar Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz, (12/11/2021).

Menurutnya, realisasi penyaluran gas ke industri – komersial di wilayah Sales Operation Regional I (SOR I) yang meliputi Medan, Dumai, Pekanbaru, Palembang, Batam, dan Lampung sebanyak 54 BBTUD. 

Di SOR 2 meliputi Jabotabek, Karawang, Cirebon, dan Cilegon terealisasi sebanyak 303 BBTUD. 

Kemudian, di SOR 3 yang meliputi Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, dan Bojonegoro, sebesar 124 BBTUD.

Baca juga: PGN Gali 7 Potensi Kolaborasi Green Energy di Dubai Expo

Faris menyebut, PGN juga terus mendukung daya saing pelanggan industri ke berbagai wilayah, termasuk di Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus. 

Saat ini, PGN telah melayani di sekitar 75 Kawasan Industri, dengan jumlah pelanggan yang telah dilayani sebanyak 636 industri, meliputi sektor kimia, keramik, makanan, logam fabrikasi, kaca, kertas, logam dasar, baja, tekstil, semen, pupuk, petrokimia, oleochemical, kayu dan lain-lain.

"Kawasan industri menjadi bagian proses industrialisasi yang dapat menjadi daya ungkit untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing produk, dan pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas