Tribun Bisnis

Mobil Listrik

Moeldoko: Percepatan Kendaraan Listrik Solusi Masalah Energi Nasional

percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai bisa segera terwujud, jika hambatan dari hulu hingga hilir harus bisa diselesaikan.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
Moeldoko: Percepatan Kendaraan Listrik Solusi Masalah Energi Nasional
ist
Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko pada gelaran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021, di Tangerang Banten, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko kembali mengingatkan pentingnya efisiensi dan ketahanan energi nasional.

Ia mengatakan, sampai saat ini Indonesia masih memerlukan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 1,8 juta barel per hari.

Sementara produksi BBM nasional hanya 700 ribu barel per hari.

Baca juga: Bukan Hanya C+pod, Tiga Mobil Elektrifikasi Toyota Mejeng di IEMS 2021

“Kita masih impor 60 persen,” ujar Moeldoko saat menjadi pembicara kunci pada gelaran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021, di Tangerang Banten, Rabu (24/11/2021).

Menjawab tantangan itu, lanjut Moeldoko, Presiden Joko Widodo sudah mengeluarkan Perpres No 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle) untuk transportasi jalan.

“Kalau kita tidak segera menuju untuk mengembangkan mobil listrik, maka semakin tidak balance. Kebutuhan energi meningkat di satu sisi listrik kita menurun. Ini semakin kedodoran,” tegas mantan Panglima TNI.

Baca juga: SPK Mitsubishi Capai 2.623 Unit di GIIAS 2021, Xpander Laris Manis Dipesan Konsumen

Menurut Moeldoko, percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai bisa segera terwujud, jika hambatan dari hulu hingga hilir harus bisa diselesaikan.

Terutama soal industri pendukung seperti baterai dan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Baca juga: Bukan Hanya Produksi Mobil Listrik, Toyota: Ekosistem Paling Penting

“Perlu dukungan fiskal dan non fiskal bagi industri ini, terutama menarik calon investor untuk berinvestasi industri kendaraan listrik di indonesia,” tutur Moeldoko.

Dalam kesempatan itu, selain mengajak para periset dan inovator mengembangkan penelitian dan berkolaborasi menghasilkan kendaraan listrik masa depan, Moeldoko juga meminta pihak perbankan untuk tidak ragu-ragu memberikan pembiayaan.

“Teman-teman perbankan pernah kita kumpulkan di KSP, sekaligus sosialisasi agar jangan ragu memberikan pembiataan kendaraan listrik,” ungkap Moeldoko.

Seperti diketahui, Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 dengan tema Innovation for Better Future e-mobility, digelar di Gedung Manajemen OR PPT-BRIN, Kawasan Puspitek, Tangerang Selatan, Banten, 24-26 November 2021.

Acara ini merupakan bentuk dukungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama produsen kendaraan listrik, untuk memacu inovasi dan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Selain itu juga wadah transaksi dan menarik minat masyarakat menggunakan kendaraan listrik.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas