Tribun Bisnis

Pengusaha Hotel hingga Masyarakat Lombok Rasakan Dampak Positif Perhelatan Superbike Mandalika

Ketua Mandalika Hotel Association (MHA) Samsul Bahri menuturkan, okupansi kamar mengalami kenaikan signifikan menjelang maupun selama WSBK berlangsung.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Muhammad Zulfikar
Pengusaha Hotel hingga Masyarakat Lombok Rasakan Dampak Positif Perhelatan Superbike Mandalika
AFP/BAY ISMOYO
Pembalap Yamaha asal Turki, Toprak Razgatlioglu (kanan) bertanding di balapan pertama World Superbike Championship di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika, Lombok Tengah pada 21 November 2021. (BAY ISMOYO/AFP) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengungkapkan, penyelenggaraan Superbike World Championship (WSBK) di Mandalika telah menciptakan multiplier effect yang besar bagi perekonomian Pulau Lombok.

Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC, Arie Prasetyo mengatakan, pihaknya menerima laporan dari salah satu pelaku pariwisata di Lombok pada bidang penyewaan jasa transportasi yang mereka mendapatkan omzet Rp 10-15 juta per bulan.

"Namun memasuki awal bulan November hingga Selasa (23/11/2021), mencapai hampir Rp 70 juta," terang Arie, Kamis (25/11/2021).

Sementara, di sektor akomodasi, event WSBK telah meningkatkan okupansi hotel rata-rata mencapai 95 persen.

Ketua Mandalika Hotel Association (MHA) Samsul Bahri menuturkan, okupansi kamar mengalami kenaikan signifikan menjelang maupun selama WSBK berlangsung.

"Sebelum WSBK, okupansi rata-rata 15 persen namun adanya event WSBK menjadi sekitar 95 persen. Sementara untuk omzet sendiri biasanya sebelum WSBK mencapai 15 persen namun setelah WSBK mencapai 85 persen," ungkap Samsul.

Baca juga: Kementerian Kesehatan: Tak Ada Klaster Baru Covid-19 di World Superbike Mandalika

Ia kembali mengungkapkan, peningkatan okupansi tidak hanya berlangsung pada hotel atau akomodasi yang berlangsung di The Mandalika saja, melainkan juga memberikan dampak pada akomodasi-akomodasi lainnya yang berada di luar Kawasan The Mandalika hingga Senggigi.

Demand yang cukup tinggi terhadap penyediaan kamar hotel juga membuka peluang kerja bagi pekerja perhotelan yang sempat dirumahkan dikarenakan pandemi.

“Event WSBK kemarin merupakan sebuah event luar biasa yang memantik kebangkitan pariwisata khususnya di Pulau Lombok setelah 1,5 tahun dikekang pandemi Covid-19," ujar Samsul.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas