Tribun Bisnis

Cetak Eksportir Baru, LPEI Beri Pelatihan dan Pendampingan Melalui CPNE

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank mendorong munculnya eksportir baru dengan melakukan pelatihan

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hendra Gunawan
Cetak Eksportir Baru, LPEI Beri Pelatihan dan Pendampingan Melalui CPNE
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank mendorong munculnya eksportir baru dengan melakukan pelatihan dan pendampingan pelaku usaha.

Pelatihan dan pendampingan tersebut menjadi bagian dari kegiatan Coaching Program for New Exporters (CPNE).

Sekretaris Perusahaan LPEI Agus Windiato mengatakan, pada tahun ini LPEI melalui kegiatan CPNE sudah memberikan pendampingan dan pelatihan di beberapa kota, yaitu Medan, Surakarta, Denpasar, Kendal, Demak, Manado, serta Bandung dengan mayoritas pelaku usaha di sektor makanan dan minuman, craft, furniture, rempah dan komoditi kopi.

Baca juga: Swasta Respons Positif Langkah Pemerintah Stop Ekspor Bauksit

"Hingga saat ini sebanyak 75 pelaku usaha telah berhasil melakukan ekspor perdana setelah mengikuti pelatihan CPNE," kata Agus dalam keterangannya, Senin (29/11/2021).

Ia berharap, melalui pelatihan ini dapat membantu para pelaku usaha untuk meningkatkan dan menjaga kualitas produk.

"Membuka peluang pasar sehingga mereka memiliki standar mutu untuk masuk dan bersaing di pasar internasional. Kedepannya kami berharap akan semakin banyak pelaku usaha Indonesia yang dapat melakukan ekspor," ujar Agus.

Baca juga: Jokowi Tidak Masalah Indonesia Digugat WTO Terkait Larangan Ekspor Nikel

Kegiatan pelatihan dan pendampingan yang tidak berbayar ini diberikan kepada pelaku UMKM berorientasi ekspor selama satu tahun di wilayah tertentu guna meningkatkan kapasitas hingga mencetak eksportir baru berkualitas.

Dalam kegiatan CPNE, LPEI bersinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan lembaga terkait lainnya.

Wiki Populer

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas