Tribun Bisnis

Kawasan Industri Terlengkap JIIPE Bidik Investasi 7 Miliar Dolar AS dalam 5 Tahun

Pemerintah menargetkan JIIPE dapat menyerap investasi hingga 7 miliar dolar dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Hendra Gunawan
Kawasan Industri Terlengkap JIIPE Bidik Investasi 7 Miliar Dolar AS dalam 5 Tahun
Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Presiden Joko Widodo pada acara Ground Breaking KEK Gresik yang berlangsung pada Selasa (12/10) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik atau Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) merupakan lokasi yang mengusung konsep industri yang mendukung industri hulu ke hilir, serta transformasi menuju industri 4.0.

Dengan fasilitas yang terintegrasi dan menunjang industri supply chain menjadikan JIIPE sebagai KEK terlengkap, yang dapat mendukung program pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan kerja.

Pemerintah menargetkan JIIPE dapat menyerap investasi hingga 7 miliar dolar dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) Bambang Setiono, mengatakan JIIPE juga diharapkan bisa menyerap 40.000 tenaga kerja.

"Target pemerintah terhadap JIIPE ini akan ditingkatkan lagi pada 2036 dengan menyerap investasi hingga 15 miliar dolar AS. JIIPE juga diharapkan telah menyerap hampir 200.000 tenaga kerja pada tahun tersebut," tutur Bambang dalam webinar Tantangan dan Solusi Pengembangan KEK untuk Mendorong Industrialisasi, Kamis (2/12/2021).

Dengan luas total 3.000 ha, yang terdiri dari kawasan industri 1.761 ha, pelabuhan laut dalam 400 ha dan kawasan hunian modern seluas 800 ha, JIIPE akan mengutamakan menyerap tenaga kerja lokal.

"Tenaga kerja ini akan kami utamakan dari Gresik, dari Surabaya. Kalau tidak memenuhi persyaratan, baru dari luar Jawa Timur. Kami mengutamakan tenaga kerja dari Jawa Timur," ungkap Bambang.

JIIPE menyediakan fasilitas infrastruktur untuk membentuk sistem pendukung yang kuat untuk setiap industri.

Saat ini, seluruh utilitas pendukung sudah beroperasi. Kemandirian utilitas dipercaya dapat mempercepat pertumbuhan industri.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas