Tribun Bisnis

Gunung Semeru Erupsi

Imbas Erupsi Semeru, 10 Trafo Listrik Belum Bisa Dinyalakan Hingga Hari Ini

Sementara untuk 10 trafo lainnya, belum bisa dipulihkan karena lokasinya berada di aliran erupsi Gunung Semeru

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Muhammad Zulfikar
Imbas Erupsi Semeru, 10 Trafo Listrik Belum Bisa Dinyalakan Hingga Hari Ini
AFP/JUNI KRISWANTO
Warga menyelamatkan barang-barang mereka di area yang tertutup abu vulkanik di desa Sumber Wuluh di Lumajang pada 5 Desember 2021, setelah letusan gunung Semeru yang menewaskan sedikitnya 14 orang. (Photo by JUNI KRISWANTO / AFP) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berkoordinasi dengan PT PLN (Persero), untuk memulihkan kondisi kelistrikan wilayah terdampak erupsi Gunung api Semeru, di Jawa Timur.

Berdasarkan catatan Kementerian ESDM pada Minggu petang (5/12/2021), sebanyak 69 dari 79 trafo listrik yang padam telah dinyalakan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengungkapkan, upaya normalisasi dan pengecekan instalasi tentunya tetap memperhatikan zona aman bencana.

"Kami mendapatkan laporan bahwa tim PLN yang turun ke lapangan hari ini akan menyalakan 69 trafo yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Normalisasi dan pengecekan instalasi dilakukan dengan tetap memperhatikan zona aman," ujar Agung, Senin (6/12).

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Adi Priyanto mengatakan, akan mengambil langkah alternatif untuk desa terdampak.

Untuk daerah yang masih terputus akan dilakukan pembangunan jaringan listrik baru.

Baca juga: Pasca Erupsi Semeru, Aktivitas Penerbangan di Jatim-Bali Dinyatakan Normal

Sementara untuk 10 trafo lainnya, belum bisa dipulihkan karena lokasinya berada di aliran erupsi Gunung Semeru sehingga tim PLN tidak diizinkan untuk mengakses lokasi tersebut.

"Kami upayakan maksimal untuk penarikan jaringan baru dari daerah Dampit. Hari ini ditargetkan 69 trafo menyala. Untuk penormalan 10 trafo lainnya masih menunggu informasi dari pihak berwenang dan kondisi aman," ungkap Adi.

Tak hanya itu, PLN juga telah mengumpulkan genset portable berkapasitas 2,2 sampai 4 Kilo Watt (KW) sebanyak 8 unit, kapasitas 23 KW sebanyak 1 unit dari ULP dan UP3 terdekat.

"Ini langkah penanganan kami, kami langsung melakukan langkah pengamanan untuk memastikan zona aman. Kemudian kami menyediakan genset di posko untuk tetap ada aliran komunikasi dan penerangan bagi warga," ujarnya.

Baca juga: Erupsi Semeru, Pertamina Salurkan Bahan Makanan hingga Alkes

Dalam upaya penormalan sistem kelistrikan di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru, PLN menerjunkan 124 personel, yakni 53 personil tim siaga dan 71 personil tim pelaksana pekerjaan.

Sebagai informasi, hingga Minggu (5/12) pukul 17.00 WIB, jumlah gardu distribusi yang sudah menyala mencapai 33 gardu atau 29,5 persen gardu sudah normal.

Masih ada gardu padam sebanyak 79 gardu dari total 112 gardu terdampak. Sementara jumlah pelanggan yang sudah menyala mencapai 7.697 pelanggan atau 25,2% dan 22.826 pelanggan masih terdampak.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas