Tribun Bisnis

Rupiah Masuk Dalam 10 Negara Dengan Mata Uang Terendah, Berikut Peringkatnya

Nilai tukar mata uang merupakan nilai yang fluktuatif dan dipengaruhi banyak faktor ekonomi seperti permintaan dan penawaran

Editor: Hendra Gunawan
Rupiah Masuk Dalam 10 Negara Dengan Mata Uang Terendah, Berikut Peringkatnya
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM -- Mata uang rupiah Indonesia dikenal sebagai salah satu mata uang yang bernilai rendah di dunia.

Namun ternyata rupiah bukanlah yang terendah, karena masih ada negara lainnya yang lebih rendah.

Tinggi rendahnya nilai tukar mata uang dipengaruhi banyak faktor.

Itu sebabnya, semakin maju suatu negara, tidak menjamin nilai tukar uangnya semakin tinggi.

Nilai tukar mata uang merupakan nilai yang fluktuatif dan dipengaruhi banyak faktor ekonomi seperti permintaan dan penawaran, serta sentimen pasar.

Baca juga: Kurs Rupiah Melemah 0,01 Persen ke Level Rp 14.260, Ini Penyebabnya

Mata uang terendah di dunia, saat ini didominasi oleh negara-negara dari Asia dan Afrika. Salah satu penyebabnya adalah krisis ekonomi yang melanda negara-negara tersebut sejak beberapa tahun terakhir. 

Berikut ini daftar 10 mata uang paling rendah di dunia tahun 2021 seperti dilansir Kompas.com dari Saudiscoop.com :

1. Bolivar Venezuela

Di posisi pertama mata uang terendah di dunia adalah bolivar Venezuela. Negara yang terletak di ujung utara wilayah Amerika Selatan memang sudah beberapa kali mengalami inflasi.

Sebelumnya, mata uang bolivar menggunakan kode VEF, namun sekarang diganti menjadi VES setelah Venezuela melakukan redenominasi pada 1 Oktober 2021. 1 dollar AS kurang lebih setara dengan 441.700 bolívar.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas