Tribun Bisnis

Jaringan Pengusaha Nasional Bentuk Japnas Golf, Rizky Diansyah Jadi Ketua Umum

Ketua Japnas Golf, Rizky Diansyah mengatakan bahwa pelantikan dirinya merupakan kesempatan yang spesial untuk Japnas membangun sinergi melalui golf.

Penulis: Reza Deni
Editor: Whiesa Daniswara
Jaringan Pengusaha Nasional Bentuk Japnas Golf, Rizky Diansyah Jadi Ketua Umum
Ist
Jajaran Pengurus Japnas Golf saat dilantik. Rizky Diansyah sebagai Ketua Umum, Romdoni sebagai Sekjen, dan Valdy Ashab Firdausi sebagai Bendahara Umum 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PP Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), Bayu Priawan Djokosoetono melantik sejumlah nama untuk mengisi pos Japnas Golf.

Nama-nama tersebut, di antaranya Rizky Diansyah sebagai Ketua Umum, Romdoni sebagai Sekjen, dan Valdy Ashab Firdausi sebagai Bendahara Umum.

Ketua Umum PP Japnas, Bayu Priawan menyatakan bahwa Japnas Golf merupakan bagian otonom dari Japnas.

"Saya berharap Japnas bukan hanya jadi wadah olahraga, tetapi juga bisa menjadi wadah bagi pegolf andal dan bisa juga menjadikan sinergi bisnis yang positif."

"Selamat sekali lagi, mari kita sinergi bisnis yang lebih baik lagi," kata dia dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Minggu (23/1/2022).

Sementara itu, Ketua Japnas Golf, Rizky Diansyah mengatakan bahwa pelantikan dirinya merupakan kesempatan yang spesial untuk Japnas membangun sinergi melalui olahraga golf.

"Saya berdiri di sini karena saya paham dan dukungan dari 'majority' anggota Japnas lainya dan kita semua sama," ujar dia.

Dirinya percaya bahwa semua ini terlahir atas rasa yang sama, semangat keolahragaan, kompetisi, serta sinergi dalam berbisnis.

"Prinsip hidup saya akan menggerakkan Japnas Golf ini. Saya dan teman-teman Pengurus Pusat Japnas Golf akan menjadi tim Anda, akan menjadi support Anda, akan menjadi teman dan lawan Anda dalam menjaga api semangat bisnis antar anggota Japnas Golf," katanya.

Meski di dalam lapangan bicara soal peluang dan skor, Risky memastikan Japnas Golf harus bersatu agar pengkotak-kotakan.

"Tidak ada pegolf kelas atas, kelas menengah atau pengusaha kelas atas dan kelas menengah, tapi semua pengusaha," pungkasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas