Tribun Bisnis

Virus Corona

Dampak Omicron, Tingkat Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Tidak Lebih 40 Persen

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memaparkan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan tidak lebih dari 40 persen

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Dampak Omicron, Tingkat Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Tidak Lebih 40 Persen
Tribun Jabar/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi: Suasana tampak terlihat di mal Bandung Indah Plaza (BIP), Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memaparkan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan tidak lebih dari 40 persen.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja berharap, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 tidak terlalu panjang. Penyebaran Covid-19 varian Omicron sudah berdampak terhadap tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan.

"Sejak sebelum diberlakukan PPKM level 3 yang mana menyebabkan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan hanya tinggal tersisa tidak lebih dari 40 persen dibandingkan dengan saat sebelum pandemi," ujar Alphonzus saat dihubungi, Selasa (15/2/2022).

Baca juga: Daftar Lengkap Wilayah Jawa-Bali yang Masuk Kategori PPKM Level 1-3 Sampai 21 Februari 2022

Namun, ucap Alphonzus, pusat perbelanjaan tetap optimis bahwa dampak varian Omicron tidak akan seberat seperti pada saat varian Delta karena saat ini tingkat vaksinasi sudah jauh lebih tinggi dibandingkan pada saat varian Delta yang lalu.

"Saat ini juga telah dilakukan vaksinasi ketiga atau booster yang mana semuanya akan sangat membantu agar supaya PPKM level 3 tidak berkepanjangan sehingga tidak memperburuk kondisi usaha," imbuh Alphonzus.

Baca juga: Kapasitas WFO dan Tempat Wisata Naik Menjadi 50 Persen di Wilayah PPKM Level 3

Menurutnya, penanganan penyebaran Covid-19 varian Omicron saat ini juga menjadi sangat penting karena terkait erat dengan menjelang bulan Ramadhan yang akan jatuh pada bulan April dan Idul Fitri pada awal Mei.

"Penanganan penyebaran Covid-19 sekaligus juga harus dapat dijadikan langkah untuk mengantisipasi hari raya Idul Fitri yang relatif sudah cukup dekat juga," kata Alphonzus.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas