Tribun Bisnis

BNI: ATM Masih Dibutuhkan, Terutama di Daerah

BNI merupakan satu di antara pionir digital banking yang memiliki rencana pengembangan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in BNI: ATM Masih Dibutuhkan, Terutama di Daerah
Tribunnews/Herudin
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) setuju dengan Bank Indonesia (BI) dalam hal keampuhan transaksi digital untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Bahkan transaksi digital yang semakin kuat dinilai mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional di tengah adopsi teknologi masyarakat semakin tinggi.

Kendati demikian, dengan semakin maraknya sistem digital, keberadaan mesin ATM untuk keperluan transaksi masih diperlukan.

Baca juga: IHSG Berseri, Naik 0,40 persen ke 6.810, Investor Asing Jaring Saham BCA, Bank Mandiri dan Telkom

"Perlu kami sampaikan bahwa transaksi di ATM juga masih tinggi, walapun tren-nya menurun.

BNI tetap mempertahankan kondisi ini sambil terus evaluasi efektifitas penggunaanya, ATM memiliki peran untuk membantu masyarakat dalam berbagai transaksi perbankan, yang kebutuhannya juga masih cukup tinggi di dearah-daerah," ujar Corporate Secretary Mucharom melalui pesan singkat kepada Tribunnews.com, Minggu (20/2/2022).

Sementara, dalam meningkatkan kualitas layanan ATM, perseroan tahun ini berencana mengganti mesin ATM yang tidak didukung dengan teknologi chip Europay, Mastercard, Visa (EMV), di mana itu menjadi standar global untuk transaksi kredit dan debit berbasis chip.

Baca juga: BNI Gandeng Dopang Co Ltd Buka Peluang Salurkan Diaspora Loan

"Sejak Oktober 2021 sampai Januari 2022, BNI telah migrasi 3.359 mesin ATM non EMV ke mesin cash recycling machine (CRM). Melalui CRM, nasabah bisa mengakses layanan setor tunai, tarik tunai, transfer serta pembayaran, dengan total mesin ATM BNI pada 2021 sebanyak 16.392," kata Mucharom.

Di sisi lain, dia menambahkan, BNI merupakan satu di antara pionir digital banking yang memiliki rencana pengembangan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Baca juga: AXA Mandiri Segera Selesaikan Keluhan Nasabah

"Transaksi digital juga menjadi salah satu fokus yang akan terus kami dorong. Kami memiliki product champion, yakni BNI mobile banking dengan berbagai keandalan yang mampu mengakomodir kebutuhan transaksi, sekaligus investasi dan permohonan kredit nasabah," pungkasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas