Tribun Bisnis

5 Indeks Sektoral Dukung IHSG Naik 0,35 Persen ke Level 6.885 di Perdagangan Sesi I

Di pasar reguler, net buy asing Rp 385,364 miliar dan Rp 551,788 miliar untuk keseluruhan market.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in 5 Indeks Sektoral Dukung IHSG Naik 0,35 Persen ke Level 6.885 di Perdagangan Sesi I
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Lima indeks sektoral berhasil menopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju ke zona hijau.

Pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/2/2022) IHSG naik 0,35% atau 23,787 poin ke level 6.885,781.

Selain itu, trcatat 217 saham naik, 295 saham turun, dan 161 saham stagnan.

Baca juga: IHSG Selasa Merosot Sepanjang Hari, Turun 40,97 poin ke 6.861, Asing Catat Net Buy Rp 847 Miliar

Total volume perdagangan 15,3 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 7,78 triliun.

Lima indeks sektoral masih mampu menopang langkah IHSG. Dengan sektor IDX-Infra paling tinggi kenaikannya 1,84%.

Saham-saham top gainers LQ45:

- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 3,37% ke Rp 2.150

- PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 3,31% ke Rp 11.700

- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik 2,87% ke Rp 8.075

Baca juga: IHSG Ditutup Dengan Rekor Terbaru Naik ke 6.902, Investor Asing Catat Net Buy Rp 608,53 Miliar

Saham-saham top losers LQ45:

- PT PP (Persero) Tbk (PTPP) turun 3,45% ke Rp 980

- PT Waskita Karya Tbk (WSKT) turun 3,36% ke Rp 575

- PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) turun 3,17% ke Rp 1.070

Aksi beli investor asing masih mendukung IHSG. Di pasar reguler, net buy asing Rp 385,364 miliar dan Rp 551,788 miliar untuk keseluruhan market.

Baca juga: IHSG Cetak Rekor Sepanjang Masa, Naik ke 6.892, Investor Asing Lakukan Beli Bersih Rp 792 Miliar

Saham-saham dengan beli bersih asing terbesar adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 202,6 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 73,7 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 53,5 miliar.

Saham-saham dengan jual bersih asing terbesar adalah PT Bank Mandiri bk (BMRI) turun 48,7 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 11,3 miliar, dan PT Avia Avian Tbk (AVIA) turun 10,5 miliar. (Yudho Winarto)

Sumber: Kontan

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas