Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pengusaha SPBU Belum Dapat Informasi Harga Pertamax Baru

Hiswana migas sama sekali belum dapat kepastian informasi jika Pertamax ada harga baru mulai 1 April, besok.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Sanusi
zoom-in Pengusaha SPBU Belum Dapat Informasi Harga Pertamax Baru
ISTIMEWA
Petugas mengisikan BBM Pertamax ke sepeda motor konsumen di SPBU Bogorame, Demak, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) buka suara terkait wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hiswana Migas wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten Juan Tarigan mengatakan, pihaknya sama sekali belum dapat kepastian informasi jika Pertamax ada harga baru mulai 1 April, besok.

Baca juga: Hyundai Siapkan 10 Mobil Test Drive dan Area Uji Coba Sendiri di IIMS Hybrid 2022

"Mohon maaf sampai hari ini kita belum up date bahwa besok Pertamax naik," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribunnews.com, Kamis (31/3/2022).

Kendati demikian, dia menjelaskan, Hiswana Migas pada prinsip mengikuti kebijakan pemerintah untuk penetapan harga BBM.

Baca juga: Harga Pertamax Dikabarkan Naik Pada 1 April, Pertamina: Sampai saat Ini Belum Turun Keputusannya

"Namun, belum ada informasi dan arahan Pertamina ke kami hingga saat ini. Kami mengikuti kebijakan pemerintah karena hal ini bukan pertama kali bagi kami," kata Juan.

Dihubungi terpisah, Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi menambahkan, jika harga Pertamax naik, memang dapat memicu inflasi, tetapi kontribusinya kecil.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pasalnya, proporsi konsumen hanya sekira 12 persen. Namun, jangan naikkan harga Pertalite, yang proporsi konsumen mencapai 76 persen karen akan menyulut inflasi dan menurunkan daya beli rakyat," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas