Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis

QRIS Bakalan Jadi Alat Pembayaran Global Masa Depan

Passport dan visa adalah barang yang sangat penting saat kita akan melakukan perjalanan ke luar negeri.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in QRIS Bakalan Jadi Alat Pembayaran Global Masa Depan
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Ilustrasi 

Dalam melakukan transaksi QRIS, BI menggunakan skema currency settlement (LCS) yang memungkinkan nasabah tetap menggunakan rupiah walau sedang di luar negeri.

Sebab, dengan payung LCS, penyelesaian transaksi bilateral antara dua negara yang dilakukan dalam mata uang masing-masing negara. Lantaran, setelmen transaksinya dilakukan di dalam yurisdiksi wilayah negara masing-masing.

Baca juga: Anggota Komisi XI DPR Dorong UMKM Produk Unggulan Lokal Gunakan Metode QRIS

Jadi, nasabah tidak perlu lagi repot-repot lagi menukar uang secara manual. Sebab, bank yang tergabung dalam inisiatif QRIS lintas negara ini akan langsung memproses transaksi penukaran nilai tukar mata uang lokal akan meningkatkan efisiensi transaksi sehingga biaya transaksi menjadi lebih murah.

Bahkan, QRIS lintas negara ini disinyalir dapat meningkatkan transaksi UMKM, karena memudahkan konsumen mancanegara untuk bertransaksi saat membeli produk lokal.

Begitu pula pada sektor pariwisata, para wisatawan asing nantinya cukup menggunakan QR Cross-border jika ingin bertransaksi saat vakansi di Indonesia. Begitu juga jika kita ingin bepergian ke luar negeri.

Baca juga: Selain Bikin Pembayaran Lebih Praktis, QRIS Juga Bisa Jadi Pintu Masuk UMKM Mengakses Permodalan

Lewat efisiensi yang ditawarkan, QRIS lintas negara diharapkan juga dapat mendukung percepatan pemulihan ekonomi di berbagai sektor.

Dengan berbagai keunggulan dan kemudahan yang ditawarkan, tak heran jika Pembayaran lintas negara yang di dalamnya terdapat QRIS lintas negara masuk ke dalam pembahasan di jalur keuangan Presidensi G20.

Berita Rekomendasi

Kendati demikian, BI berkomitmen untuk mengembangkan pembayaran digital tersebut, dengan memperhatikan keseimbangan antara mendukung inovasi dan mitigasi risiko.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filianingsih Hendarta menyatakan uji coba ini terus berlangsung namun dengan masih terbatasnya mobilitas akibat pandemi maka transaksinya masih perlu terus didorong.

Baca juga: BSI Dorong Digitalisasi Ekosistem Masjid, Aktivitas Ziswaf Kini Melalui QRIS

Transaksi yang tercatat dilakukan oleh Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dalam rangka memastikan baik transaksi baik inbound maupun outbound dapat berjalan.

“Di Indonesia, merchant yang telah menggunakan QR Pembayaran telah mencapai 16,1 juta, sedangkan Thailand sekitar 7 juta dan Malaysia 1,1 juta.

Pembayaran digital akan menjadi alternatif metode pembayaran yang mudah dan efisien bagi masyarakat untuk melengkapi pembayaran secara tunai,” ujarnya kepada Kontan.co.id belum lama ini.

Ia menyebut peningkat penggunaan pembayaran digital domestik di masing-masing negara di masa pandemi akan menjadi modal awal perubahan perilaku dari semula menggunakan uang kartal menjadi lebih digital dengan mobile payment seperti QRIS.

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri, Thomas Wahyudi menyatakan Bank Mandiri sedang mempersiapkan kegiatan piloting penerimaan transaksi QR Cross Border yang diinisiasi oleh BI baik QR Thailand maupun QR Malaysia.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas