Tribun Bisnis

IHSG Sesi I Menanjak 1,75 Persen, Investor Asing Mulai Agresif Buru Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini mengalami kenaikan 1,75% atau 119,111 poin ke level 6.942,446.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in IHSG Sesi I Menanjak 1,75 Persen, Investor Asing Mulai Agresif Buru Saham
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan melintas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (20/5/2022) siang kembali cerah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini mengalami kenaikan 1,75 % atau 119,111 poin ke level 6.942,446.

Kenaikan ini melanjutkan perdagangan tiga hari sebelumnya.

Tercatat 372 saham naik, 143 saham turun, dan 153 saham stagnan.

Baca juga: Tahun Pemulihan Ekonomi 2022, IHSG Diproyeksikan Tembus Level 7.400-7.600

Total volume perdagangan 14,8 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 9,18 triliun.

Seluruh 11 indeks sektoral mengangkat IHSG di zona hijau.

Tiga sektor berkontribusi paling besar yakni IDX-Tecno 4,57 % , IDX-NonCyc 2,78 % , dan IDX-Energy 2,18 % .

Baca juga: IHSG Hari Ini Naik 2,24 Persen, Bagaimana Dengan Esok?

Saham-saham top gainers LQ45:

- PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) naik 7,43 % ke Rp 318

- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) naik 6,43 % ke Rp 3.310

- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 5,88 % ke Rp 1.800

Baca juga: IHSG Menguat 0,70 Persen ke 6.644, Investor Asing Borong Saham BBRI, KLBF dan BUKA

Saham-saham top losers LQ45:

- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 2,21 % ke Rp 4.870

- PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) turun 1,06 % ke Rp 2.810

- PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) turun 0,90 % ke Rp 1.100

Langkah IHSG turut didorong aksi beli investor asing. Di pasar reguler, net buy asing Rp 199,317 miliar dan Rp 210,652 miliar untuk keseluruhan market.

Saham-saham dengan beli bersih asing terbesar adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 158,6 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 61,7 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 54,8 miliar.

Saham-saham dengan jual bersih asing terbesar adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 60,9 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 59,5 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 55,9 miliar. (Yudho Winarto)

Sumber: Kontan

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas