Tribun Bisnis

Harga Cabai Rawit di Tingkat Petani Tembus Rp 60.000 Per Kilogram

Harga cabai merah semakin merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Editor: Choirul Arifin
zoom-in Harga Cabai Rawit di Tingkat Petani Tembus Rp 60.000 Per Kilogram
Tribun Jabar
Petani memanen cabai rawit merah di kebunnya di Cibeureum, Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS - Harga cabai merah semakin merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Harga cabai merah di tingkat petani di Ciamis, Jawa Barat, mencapai Rp 60.000 per kilogram.

Seperti terpantau di sentra sayur-mayur kawasan agropolitan Sukamantri Ciamis, harga cabai rawit merah atau oleh warga lokal biasa disebut cengek domba, harga jual di tingkat petani sudah mencapai Rp 60.000 per kg, Senin (6/6/2022).

Demikian pula dengan harga cabai merah besar sudah menembus angka Rp 45.000 per kg, cabai keriting Rp 45.000 per kg sama dengan cabai lokal tanjung di tingkat petani yakni Rp 45.000 per kg.

Bahkan cabai hijau juga (cabai muda) naik dari Rp 25.000 per kg jadi Rp 30.000 per kg.

“Hampir dipastikan sampai Iduladha nanti harga cabai bakal terus naik. Setidaknya akan sama dengan kondisi hari ini,” ujar Pipin Arif Apilin, petani cabai yang juga Ketua Gapoktan Karangsari, Desa Cibeureum, Sukamantri, Ciamis, kepada Tribun.

Menurut Pipin, harga berbagai jenis cabai di tingkat petani di Sukamantri seusai lebaran Idulftri lalu memang terus bergerak naik.

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak Kini Rp 100.000 per Kg

Seperti harga cabai merah besar, pertengahan Mei masih di kisaran Rp 39.000 per kg, kemudian akhir Mei sudah menembus angka Rp 45.000 per kg. Lantas awal Juni ini harga cabai merah besar sudah di angka Rp 50.000 per kg.

Lebih dahsyat tentunya kenaikan cabai rawit merah (cengek domba), mulai dari Rp 30.000 per kg pertengahan Mei, kemudian naik jadi Rp 50.000 per kg di akhir bulan Mei.

Baca juga: Tak Hanya Cabai, Harga Aneka Sayur-mayur Juga Merangkak Naik

Dalam seminggu pertama Juni ini sudah menembus angka Rp 60.000 per kg. Di pasar eceran, harga cengek domba sudah menembus angka Rp 100.000 per kg.

Produksi Anjlok Sampai 40 Persen

Naik membubungnya harga cabai di tingkat pasar aceran dan di tingkat petani tersebut menurut Pipin terutama akibat naiknya permintaan.

Menyusul normalnya daya serap pasar setelah aturan pandemi melonggar.

Pasca Lebaran, permintaan juga meningkat menyusul banyaknya kegiatan hajatan, dan kegiatan lainnya yang berdampak pada meningkatnya permintaan cabai.

“Saat permintaan meningkat, pasokan cabai dari petani malah anjlok. Hasil panen merosot akibat cuaca ekstrem dan serangan penyakit. Penyakit yang umum menyerang cabai petani saat ini adalah penyakit layu batang (fusarium) maupun antraknos,” ujar Pipin Arif Apilin yang juga Ketua KTNA Ciamis tersebut.

Baca juga: Harga Telur dan Cabai Rawit Melonjak, Pedagang Warteg Menjerit: Bingung Mau Jual Apa

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas