Tribun Bisnis

BCA Ungkap Modus Kejahatan Siber yang Kerap Terjadi di Masyarakat, Begini Tips Untuk Menghindarinya

belakangan ini telah marak penipuan melalui telepon atau WhatsApp yang mengatasnamakan BCA dan iklan akun BCA Palsu di media sosial

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in BCA Ungkap Modus Kejahatan Siber yang Kerap Terjadi di Masyarakat, Begini Tips Untuk Menghindarinya
BCA
Bank Central Asia (BCA) - BCA Ungkap Modus Kejahatan Siber yang Kerap Terjadi di Masyarakat, Begini Tips Untuk Menghindarinya 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Central Asia atau BCA melihat belakangan ini telah marak penipuan melalui telepon atau WhatsApp yang mengatasnamakan BCA dan iklan akun BCA Palsu di media sosial khususnya di Instagram.

Modus tersebut dengan menawarkan program upgrade menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas.

Selain itu, terdapat pula penipuan yang menawarkan apply kartu kredit BCA atau ganti ke kartu chip dengan tujuan penipuan pada aplikasi BCA mobile atau kartu kredit.

Baca juga: Sri Mulyani Ingatkan Risiko Inflasi dan Rupiah, Ekses Pengetatan Suku Bunga oleh Bank Sentral AS

Adapun modus-modus yang biasa terjadi seperti mendapat telepon atau WhatsApp dari nomor yang mengatasnamakan BCA.

Kemudian, terdapat pula modus ketika sedang membuka Instagram, nasabah mendapat iklan di Instagram Palsu yang seolah-olah dari akun resmi BCA dan menawarkan untuk upgrade ke BCA Solitaire dan Prioritas, apply kartu kredit BCA atau ganti ke kartu chip.

‘’Kami mencermati bahwa belakangan ini cybercrime sering terdengar seiring semakin pesatnya perkembangan digital. Salah satu jenis cybercrime yang kerap terjadi adalah penipuan online seperti dengan munculnya iklan di media sosial dan meminta data pribadi Anda seperti nomor kartu kredit, PIN, OTP, dan lain-lain,” ungkap Direktur BCA Haryanto T Budiman, Kamis (9/6/2022).

“Hal ini patut diwaspadai oleh nasabah karena Bank tidak pernah meminta data pribadi anda. Jangan pernah memberikan data pribadi anda kepada siapapun,” sambungnya.

Adanya fenomena tersebut, Haryanto mencoba membagikan tips-tips jika nasabah menemukan modus penipuan. Dengan demikian para nasabah dapat mengerti dan menghindarinya.

Baca juga: Bank Dunia Ingatkan Resesi Kali Ini Akan Sulit Dihindari oleh Banyak Negara

Dirinya menjelaskan, nomor telepon Halo BCA, nomor resmi WhatsApp BCA, dan akun resmi Instagram BCA hanya ada satu.

Untuk nomor telepon Halo BCA, lanjut Haryanto, tanpa awalan 021, +62 dan sebagainya.

Kemudian nomor resmi WhatsApp bank BCA juga hanya ada satu dengan memiliki centang hijau. Sementara, akun resmi Instagram BCA hanya ada satu akun yakni @GoodlifeBCA.

Lanjut Haryanto, terkait keanggotaan BCA Solitaire dan Prioritas, hal tersebut hanya bisa didapatkan melalui syarat dan ketentuan tertentu dan undangan dari pihak BCA secara langsung melalui surat resmi kepada nasabah.

“Jadi, jika ada pihak lain yang menawarkan jasa upgrade menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas melalui media sosial (Instagram, Facebook, atau Whatsapp), sudah pasti itu penipuan,” papar Haryanto.

Tips selanjutnya, BCA mengimbau agar masyarakat mewaspadai adanya link palsu yang kerap beredar.

Apabila menemukannya, Haryanto meminta kepada masyarakat untuk tidak meng- klik, apalagi mengisi data-data pribadi.

“BCA tidak pernah meminta nasabah untuk mengisi data-data pribadi melalui sarana apapun termasuk link,” jelas Haryanto.

Dan tips yang terakhir, para nasabah untuk menjaga selalu kerahasiaan data pribadi seperti nomor kartu Debit atau kartu kredit, PIN, CVV/CVC, OTP dan lain-lain.

“Jika menemukan akun-akun palsu BCA di Instagram Ads, selain melaporkan ke akun resmi Instagram BCA (@GoodlifeBCA), Anda juga bisa melaporkannya ke Instagram agar akun mereka di takedown,” kata Haryanto.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas