Tribun Bisnis

Bangka Belitung Dibanjiri Turis, Sektor Pariwisatanya Kembali Menggeliat

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kepulauan Bangka Belitung mulai menggeliat dengan kunjungan wisatawan mencapai 117 ribu orang di Juni 2022.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Bangka Belitung Dibanjiri Turis, Sektor Pariwisatanya Kembali Menggeliat
Tribunnews/Dennis
Pameran Gebyar Wisata Nusantara Tahun 2022 di Jakarta Convention Center, Jakarta, 1 - 3 Juli 2022. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) Kepulauan Bangka Belitung mulai menggeliat. Tingkat kunjungan wisatawan meningkat pada Juni 2022, yakni mencapai 117 ribu.

Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Firmansyah menjelaskan, tingkat kunjungan wisatawan sudah mulai meningkat.

"Tahun 2019 sektor pariwisata naiknya sampai 300 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kunjungan wisatawan. 2020, mulai kita mengalami penurunan. Tahun 2021 awal peningkatan lebih baik," tutur Firmansyah saat ditemui di Senayan, Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Baru pada 2022, ucap Firmansyah, wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara mulai mengalami peningkatan signifikan. Data per bulan April, ucap Firmansyah, total mencapai 77 ribu kunjungan.

"Pada bulan Juni 2022 mencapai 117 ribu wisatawan. Sudah naik dua kali lipat dari tahun kemarin," ucap Firmansyah.

Koordinator Pemasaran Nusantara Area I (Sumatera) Kemenparekraf/Baparekraf Taufik Nurhidayat menerangkan, sektor Parekraf di Bangka Belitung mulai pulih. Karena itu, Kemnparekraf terus berupaya mendorong tingkat kunjungan wisatawan dengan menyelenggarakan berbagai acara.

Baca juga: Covid Melandai, Kunjungan Turis Asing Melonjak 91 Persen di Mei 2022

"Kita mengangkat salah satu destinasi pariwisata prioritas Bangka Belitung. Dalam kesempatan ini, kita mengangkat Bangka Belitung. Target kita agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menggeliat," ujar Taufik.

Taufik menjelaskan, Direktorat Pemasaran Pariwisata Nusantara berpartisipasi dalam Pameran Gebyar Wisata Nusantara Tahun 2022 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada 1 - 3 Juli 2022.

Baca juga: Ini Tantangan yang Dihadapi Indonesia untuk Kembangkan Wisata Kesehatan

"Partisipasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ditujukan untuk mempercepat pemasaran destinasi, mendorong kebangkitan ekonomi nasional di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, melalui pengenalan produk wisata dan ekonomi kreatif dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ucap Taufik.

Dalam kegiatan kali ini, Kemenparekraf memfasilitasi 5 (lima) industri pariwisata dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memasarkan paket wisata mereka kepada pengunjung pameran. 

Baca juga: Cuma 2,5 Jam Naik Pesawat dari Jakarta, Medan Punya 7 Tempat Wisata Seru untuk Hilangkan Penat

Booth Kemenparekraf seluas 27 meter persegi digunakan oleh pelaku industri pariwisata dari Bangka dan Belitung untuk menjual paket wisata maupun produk unggulan yang dimiliki oleh Bangka Belitung. Kemenparekraf mengangkat tema booth kali ini yaitu “Come and Explore Bangka Belitung”. 

"Sesuai arahan Pak Menteri agar lapangan kerja terus tercipta. Pengunjung dapat mengenal lebih jauh potensi pariwisata dan produk kreatif dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui suvenir yang ditampilkan dan didistribusikan pada pameran," kata Taufik.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Dedi Junaedi mengungkapkan, banyak sekali potensi yang bisa dieksplor di Bangka Belitung. Menurutnya, saat ini masyarakat sudah mulai mengubah pola perjalanan wisata seraya bekerja.

"Bangka Belitung indah, ada laskar pelangi. Saat ini, wisawatan bisa bekerja sambil meninjau keindahan alam," tutur Dedi.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas