Tribun Bisnis

Bursa Saham Jepang Memimpin Kerugian di Asia, Sentimen Risk-Off Masih Berlangsung

Bursa saham Jepang memimpin kerugian di pasar Asia-Pasifik pada perdagangan hari ini, Selasa (12/7/2022), karena sentimen risk-off masih bertahan.

Penulis: Nur Febriana Trinugraheni
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Bursa Saham Jepang Memimpin Kerugian di Asia, Sentimen Risk-Off Masih Berlangsung
THE JAPAN TIMES
Ilustrasi Indeks Nikkei - Bursa saham Jepang memimpin kerugian di pasar Asia-Pasifik pada perdagangan hari ini, Selasa (12/7/2022), karena sentimen risk-off masih bertahan 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Bursa saham Jepang memimpin kerugian di pasar Asia-Pasifik pada perdagangan hari ini, Selasa (12/7/2022), karena sentimen risk-off masih bertahan.

Dikutip dari CNBC, indeks saham Nikkei 225 Jepang jatuh 1,77 persen menjadi 26.336,66, sedangkan indeks Topix turun 1,64 persen menjadi 1,888,3. Saham perusahaan teknologi SoftBank Group dan Fanuc masing-masing ambruk 4,28 persen dan 4,54 persen.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,13 persen, dan indeks teknologi Hang Seng turun 1,88 persen. Saham produsen mobil listrik China Build Your Dreams (BYD) Co. Ltd., yang terdaftar di Hong Kong merosot lebih dari 9 persen dan saham raksasa teknologi Alibaba kehilangan sekitar 5 persen.

Baca juga: Investor Pertimbangkan Kekhawatiran Resesi, Saham Nikkei 225 Jepang Turun Mendekati 2 Persen

Bursa saham di China mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut, karena adanya kekhawatiran diberlakukannya kembali kebijakan Covid-19 yang ketat.

Indeks Shanghai Composite turun 0,97 persen menjadi 3.281,47, sementara indeks saham Shenzhen Component turun 1,41 persen menjadi 12.439,27.

Indeks Kospi Korea Selatan jatuh 0,96 persen menjadi 2.317,76, dan indeks Kosdaq kehilangan 2,12 persen menjadi 750,78.

Sementara Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,21 persen.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) tergelincir hari ini menjelang rilisnya laporan kinerja emiten pada kuartal kedua tahun ini. Pelaku pasar juga bersiap menerima laporan inflasi Amerika Serikat dan laporan Produk Domestik Bruto (PDB) China.

Indeks Dow Jones Industrial Avarage kehilangan 164,31 poin atau 0,52 persen menjadi 31.173,84. Indeks S&P 500 anjlok 1,15 persen menjadi 3.854,43, dan indeks Nasdaq Composite turun 2,26 persen menjadi 11.372,60.

Baca juga: Masih Khawatir Terhadap Omicron Indeks Saham Asia Bervariasi, Nikkei Jatuh 0,42 Persen

Sementara di pasar energi, minyak berjangka turun di perdagangan Asia. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 2,25 persen menjadi 101,75 dolar AS per barel, dan harga minyak mentah Brent turun 2,02 persen menjadi 104,94 dolar AS per barel.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas