Pasar Negara Berkembang Paling Rentan Menghadapi Risiko Resesi Zona Euro
Inflasi tinggi di kawasan euro dipicu oleh pemutusan energi dari Rusia yang meningkatkan krisis energi di negara-negara kawasan ini.
Penulis:
Nur Febriana Trinugraheni
Editor:
Muhammad Zulfikar
Namun fakta bahwa pemerintah Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban belum mendapat akses ke dana pemulihan pandemi Covid-19 Uni Eropa (UE), juga membebani mata uang forint.
Baca juga: Konsumen Zona Euro Bersiap Menghadapi Resesi dan Inflasi Tinggi
Di Polandia, pihak berwenang telah membuat lebih banyak kemajuan dalam pembicaraan dengan eksekutif UE untuk mengakses dana pemulihan pandemi Covid-19. Sementara itu, Bank Sentral Polandia sedang mendekati akhir dari siklus pengetatan kebijakan moneternya, yang membawa suku bunga utamanya menjadi 6,5 persen dibandingkan dengan 10,75 persen di Hongaria.
Koruna Ceko menjadi mata uang yang paling stabil jika dibandingkan dengan forint dan zloty, sebagian besar karena intervensi mata uang bank sentral. Otoritas moneter Ceko telah mempertahankan suku bunga utamanya sebesar 7 persen pada pekan lalu.
Baca tanpa iklan