Tribun Bisnis

Komisi XI DPR Sebut Kenaikan Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Akan Perlambat Kinerja Sektor Riil

Bersamaan dengan naiknya suku bunga acuan, Bank Indonesia juga harus mempersiapkan langkah mitigasi.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Komisi XI DPR Sebut Kenaikan Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Akan Perlambat Kinerja Sektor Riil
istimewa
Anggota Komisi XI DPR Kamrussamad 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Kamrussamad mengatakan, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) akan berdampak pada perlambatan sektor riil.

Ia menyebut, bersamaan dengan naiknya suku bunga, BI juga harus mempersiapkan langkah mitigasi.

Kamrussamad menyadari, kondisi moneter Indonesia saat ini memang menghadapi dua tekanan sekaligus.

Baca juga: Ekonom: Kenaikan Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Bikin Biaya Hidup Lebih Mahal

Tekanan eksternal dari kenaikan suku bunga bank sentral AS dan tekanan internal dari eskalasi inflasi.

"Inflasi inti kita sudah mencapai 3,04 persen secara tahunan. Inflasi inti merupakan indikator penting permintaan dan penawaran masyarakat yang sesungguhnya. Daya beli kian melemah," ungkap Kamrussamad dalam keterangannya, Jumat (23/9/2022).

"Namun, kita perlu hati-hati dampak dari kenaikan suku bunga ini bisa memperlambat kinerja sektor riil," sambungnya.

Kamrussamad melanjutkan, minat pelaku usaha meminjam dari perbankan akan menurun, begitu pula dengan kredit konsumsi seiring adanya keputusan kenaikkan suku bunga BI.

Sebab, bunga jadi lebih mahal di tengah permintaan konsumen yang melemah.

Kenaikan suku bunga BI, lanjut Kamrussamad, juga akan menyebabkan likuiditas berkurang.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas