Tribun Bisnis

Ikuti Ajang China-Asean Expo di Nanning, Indonesia Bawa Pulang Rp 23,3 Triliun

Indonesia berpartisipasi dalam pameran tahunan China-Asean Expo (CAEXPO) ke-19 di Nanning, Tiongkok tanggal 16–19 September 2022 lalu.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ikuti Ajang China-Asean Expo di Nanning, Indonesia Bawa Pulang Rp 23,3 Triliun
istimewa
Indonesia berpartisipasi dalam pameran tahunan China-Asean Expo (CAEXPO) ke-19 di Nanning, Tiongkok tanggal 16–19 September 2022 lalu dan selama kegiatan berlangsung, Indonesia membawa pulang Rp 23,3 triliun yang berasal dari nilai akumulasi transaksi dari direct selling (B2C), B2B dan MoU Investasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia berpartisipasi dalam pameran tahunan China-Asean Expo (CAEXPO) ke-19 di Nanning, Tiongkok tanggal 16–19 September 2022 lalu.

Partisipasi Indonesia dalam kegiatan ini diarahkan untuk mendorong peningkatan kerja sama bilateral di sektor perdagangan, pariwisata dan investasi (TTI), termasuk pengenalan lebih mendalam pada potensi produk unggulan Indonesia.

Atase Perdagangan Beijing-Tiongkok Marina Novira mengatakan, selama kegiatan berlangsung, Indonesia membawa pulang Rp 23,3 triliun yang berasal dari nilai akumulasi transaksi dari direct selling (B2C), B2B dan MoU Investasi.

Baca juga: Usung Tema #AdaptiveinCollaboration, KAI Expo 2022 Lebih Meriah dan Menarik

“Partisipasi Indonesia juga dalam kerangka antisipasi semakin meningkatnya dinamika ASEAN-RRT setelah ditandatanganinya RCEP serta untuk menjaga momentum ASEAN sebagai mitra dagang utama RRT.

Dalam kaitan ini, Indonesia masih banyak memiliki potensi produk untuk diekspor ke RRT dalam konteks menjaga keseimbangan nilai perdagangan RI-RRT,” ujar Marina dalam keterangan tertulis, Minggu (25/9/2022).

Marina menjelaskan, perwakilan usaha Indonesia diwakili oleh 15 perusahaan yang terdiri dari distributor atau perwakilan perusahaan Indonesia di RRT, menampilkan perhiasan, makanan dan minuman, produk pertanian dan kerajinan tangan dalam Paviliun Indonesia (PI) yang terletak di Hall 13 dengan luas 270 m2. PI dibagi menjadi Paviliun Komoditas seluas 180 m2 dan Paviliun Nasional seluas 90 m2.

“Adapun Paviliun Nasional mengusung desain modern bernuansa merah putih dengan dihiasi corak etnik yang mencerminkan perpaduan budaya Indonesia dan Tiongkok yang di dalamnya menampilkan produk unggulan dan potensial yang diproduksi oleh pelaku usaha UKM binaan Bank Indonesia yang berasal dari berbagai Propinsi di Indonesia, informasi dan pengenalan produk pelaku UKM yang terhimpun dalam website INAEXPORT, dan platform e-commerce IDNSTORE, serta panggung penampilan seni dan budaya Indonesia,” katanya.

Paviliun Komoditi terdiri dari beberapa zona, yakni perhiasan, makanan dan minuman, produk pertanian dan kerajinan tangan. Sementara Paviliun Nasional menampilkan pertunjukan kebudayaan berupa perpaduan seni tari tradisional dan musik gamelan khas nusantara.

Selain itu, Paviliun Indonesia juga memberikan informasi potensi perdagangan, investasi dan pariwisata di Indonesia serta informasi mengenai Trade Expo Indonesia yang akan diselenggarakan secara offline pada tanggal 19 s/d 23 bulan Oktober 2022 dan secara online pada tanggal 19 Oktober s/d 19 Desember 2022.

Dalam rangkaian CAEXPO ke-19, Indonesia juga turut hadir dalam beberapa forum investasi dan perdagangan seperti 2022 ASEAN Media Partners Forum, CEEC's Forum on Green and Low-Carbon Development, China (Henan) - RCEP Member States Economic and Trade Conference for Sharing and Opening Up, China-ASEAN Infrastructure Connectivity and Regional Economic & Trade Cooperation Forum, China-ASEAN Production and Investment Cooperation Forum, The 5th China-ASEAN Information Harbor Forum, The 19th CAEXPO Roundtable Meeting on Investment Cooperation, dan Hebei Major Industries and Projects Promotion Conference.

CAEXPO ke-19 dibuka oleh Wakil Dewan Negara RRT, Han Zheng, yang menekankan pentingnya mempromosikan kerjasama Tiongkok-ASEAN yang saling menguntungkan dengan disertai pengembangan hubungan bilateral yang berkelanjutan.

Han Zheng juga menekankan pentingnya memanfaatkan peluang baru dalam implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) mengingat tahun ini merupakan tahun pertama kemitraan strategis tersebut diimplementasikan.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas