Tribun Bisnis

Krisis Politik Sampai Energi, Presiden: Lembaga Internasional Prediksi Tahun Depan Lebih Gelap

Jokowi mengatakan, perang antara Rusia dengan Ukraina tidak akan selesai dalam waktu singkat.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Krisis Politik Sampai Energi, Presiden: Lembaga Internasional Prediksi Tahun Depan Lebih Gelap
Tribunnews/Taufik Ismail
Presiden Joko Widodo saat meresmian ruas tol di Kabupaten Bekasi, Selasa, (19/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kondisi yang dihadapi negara negara di dunia pada tahun 2022 ini tidaklah mudah.

Mengutip pernyataan lembaga internasional, Jokowi mengatakan tahun 2022 merupakan tahun yang sangat sulit.

“Tahun depan mereka menyampaikan akan lebih gelap,” kata Jokowi dalam pembukaan BUMN Startup Day 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Senin, (26/9/2022).

Jokowi mengatakan, perang antara Rusia dengan Ukraina tidak akan selesai dalam waktu singkat.

Jokowi telah bertemu dan berkomunikasi selama 2,5 jam dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan berdiskusi  selama 1,5 jam dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

“Saya menyimpulkan perang tidak akan segera selesai. Akan lama,” tutur Presiden.

Kondisi tersebut kata Presiden memicu sejumlah krisis mulai dari krisis energi, pangan, keuangan, dan lainnya. Krisis tersebut semakin sulit dihadapi karena Pandemi Covid-19 yang menyebabkan krisis kesehatan belum juga usai.

Baca juga: Gazprom Rusia Tutup Pipa Nord Stream 1, Krisis Energi Eropa Dikhawatirkan Makin Parah  

“Dan akibatnya kita tahu sekarang ini baru saja saya dapat angka 19.600 orang setiap hari mati kelaparan karena krisis pangan. Tapi itu dunia,” pungkasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas