Tribun Bisnis

Strategi IPCC Mengatasi Permasalahan Secara Cepat saat Proses Pengiriman Kendaraan

CCS bisa juga menjadi wadah untuk menerima keluhan-keluhan dan permasalahan yang akan segera ditindaklanjuti.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Strategi IPCC Mengatasi Permasalahan Secara Cepat saat Proses Pengiriman Kendaraan
Serambi Indonesia
Ilustrasi. Sebuah kontainer sedang diturun dengan crane dari Kapal Kendhaga Nusantara 14 ke truk di di Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, pada Jumat (18/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semakin banyaknya produk baru yang telah diluncurkan oleh agen pemegang merek (APM), membuat volume permintaan ekspor maupun pengiriman domestik kendaraan turut meningkat.

Kondisi ini memunculkan kerentanan permasalahan dalam pengiriman sehingga dibutuhkan koordinasi yang terintegrasi dan cepat dalam merespon permasalahan yang terjadi di pelabuhan laut.

Agus Hendrianto, Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPCC Terminal Kendaraan mengakui seiring dengan peningkatan jumlah kendaraan yang dikirim masih ditemukan berbagai masalah sehingga mengupayakan tidak terjadi mis dalam distribusikan kendaraan.

"Seiring dengan naiknya jumlah pengiriman kendaraan tentu menimbulkan berbagai masalah di lapangan sehingga dengan dasar itu, IPCC memperkenalkan kantor Customer Care Station di kantor pusat IPCC Terminal Kendaraan Jakarta," kata Agus dalam keterangannya, Sabtu (26/11/2022).

Baca juga: Hingga September 2022, Pendapatan IPCC Mencapai Rp508,34 Miliar

Agus mengatakan, lokasi pelayanan baru ini menjadi bagai bagian dari upaya improvement dalam meningkatkan layanan kepada para pelanggan.

"Peluncuran CCS ini dapat memberikan benefit kepada para pelanggan dan perusahaan sehingga diharapkan bisa men-support sektor industri otomotif nasional,” kata Agus.

Layanan di kantor pusat layanan terminal akan memberikan tiga kemudahan yakni pelanggan baru bisa menjadi tempat untuk mendaftar dan mengurus administrasi layanan secara langsung.

Bisa juga menjadi wadah untuk menerima keluhan-keluhan dan permasalahan yang akan segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Ketiga, bisa menjadi tempat untuk meng-update data para pelanggang berikut dengan kelengkapan administrasinya.

“Selama ini sudah ada layanan pelanggan melalui jalur online seperti melalui email, telepon, dan whatsapp dan . Kini, dengan kantor layanan terpadu yang buka setiap hari sesuai jam kantor, maka diharapkan layanan akan lebih baik lagi. Sehingga komunikasi antara perusahaan dan para pelanggan bisa semakin lancar,” katanya.

Andik Yoedhi selaku General Manager dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia mengatakan, di era integrasi ini, respond rekanan kita di luar negeri semakin cepat jika ada komplain.

"Kami menghargai upaya IPCC mendirikan fasilitas ini, agar kita bisa segara memberikan quick respon jika ada komplain dari para pelanggan. Ujung-ujungnya competitive product kita di luar negeri akan semakin baik lagi,” ujar Andhik Yoedhi.

Sedang Lilianawati, Manager Import & Export dari PT Isuzu Astra Motor Indonesia mengatakan, mengapresiasi upaya IPCC ini karena keluhan dari pelanggan sangat beragam.

"Layanan ini bisa menjadi media untuk menyelesaikan keluhan itu lebih cepat dan tepat," katanya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas