Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Beras Bulog Sudah Dijual di Pasar Ritel Modern dengan Harga Rp 9.450 per Kg

Bapanas mendistribusikan beras Bulog medium ke pasar-pasar modern dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 9.450 per kilogram.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Beras Bulog Sudah Dijual di Pasar Ritel Modern dengan Harga Rp 9.450 per Kg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tumpukan beras Bulog di gudang PT Food Statiton Tjipinang Jakarta Timur untuk kemudian disalurkan ke masyarakat sebagai program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) beras, Jumat (3/2/2023). Bulog menyalurkan ratusan ribu ton beras untuk stabilisasi harga beras yang saat ini mulai naik sebelum memasuki panen raya pada bulan Maret mendatang termasuk mendistribusikannya ke jaringan ritel modern. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nitis Hawaroh

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog melakukan operasi pasar di sejumlah pasar ritel modern seluruh Indonesia untuk menstabilkan harga beras.

Kepala Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menyatakan, pihaknya telah mendistribusikan beras Bulog medium ke pasar-pasar modern dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 9.450 per kilogram.

Arief memastikan, pendistribusian beras dilakukan secara menyeluruh mulai dari pasar tradisional hingga ke pasar modern. 

Sejumlah pasar ritel modern yang sudah mendapat pasokan beras medium Bulog diantaranya, Transmart, Ramayana, Indogrosir dan saat ini mendistribusikan ke Hypermart.

"Jadi nanti ga boleh ada yang melintir juga mau nya ke modern karena pak arif pernah dari modern bukan. Nomer satu pasar, tradisional kita penuhi," kata Arief di Hypermart Puri Indah, Jakarta Barat, Rabu (8/2/2023).

"Kerja sama dengan pemerintah daerah se-indonesia juga kita kerjakan, ke pedagang juga kita kerjakan, yang hari ini ditambah retailer," lanjutnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Arief menyatakan, beras Bulog yang masuk ke pasar modern maupun tradisional dalam kondisi baik. 

"Masyarakat bisa memilih silahkan, beras Bulog kalau dulu kualitasnya tidak bagus tapi sekarang Dirut Bulog menjamin kualitasnya bagus. Kalau kualitas ga bagus, kembalikan. Itu jaminan dari kita," tegasnya.

Baca juga: Selain Transmart, Bapanas Sebut Beras Bulog Bakal Masuk Alfamart dan Indomaret

Hal serupa juga disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso. Menurut dia, kondisi beras medium Bulog ini diniliai baik untuk dikonsumsi masyarakat.

"Beras ini kualitasnya bagus, kualitas premium dan kadar airnya 13,5 persen. itu totalnya hanya 5 persen jadi sangat bagus," papar dia.

Buwas mengatakan, beras medium yang dijual pada pasar retail modern sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Untuk itu, kata Buwas, masyarakat memiliki beragam pilihan beras yang tersedia di pasar retail modern.

Baca juga: Pedagang Pasar Kebayoran Lama Keluhkan Pasokan Beras Bulog yang Tak Dijual Langsung ke Warga

"Jadi nanti masyarakat banyak pilihan. Tapi ibu rumah tangga yang diutamakan adalah harga dan kualitas. Harga dulu baru kualitas," papar dia.

Dia kembali menegaskan bahwa, kondisi beras Bulog yang memiliki penilaian buruk itu sudah tidak berlaku. Sebab, beras medium Bulog ini dipastikan baik kualitasnya.

"Saya jelaskan lagi, Bulog enggak ada beras lama dan setiap beras mengeluarkan produksi. Kita sudah 4 bulan harus melalui SPO rice to rice melalui proses ulang, untuk menjamin bahwa beras dalam kondisi baik berkualitas," tegasnya.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas