Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

BRI Bersedih, Agen BRILink Andalannya Tewas Dirampok

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) turut bersedih atas meninggalnya salah satu pejuang di garis depannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in BRI Bersedih, Agen BRILink Andalannya Tewas Dirampok
Surya
Wardatun Thoyyibah, agen bank BUMN yang tewas dibunuh di Gresik pada Sabtu (16/3/2024) 

Akhirnya, pencuri langsung menusukkan benda tajam ke leher sebanyak 3 kali.

"Ada luka tusukan tiga di leher korban. Dan luka goresan di kaki pada anak korban," kata keluarga korban kepada surya.co.id.

Orang yang pertama kali melihat jasad korban adalah suaminya sendiri sekitar pukul 05.00 WIB.

Uang Rp150 juta raib

Mahfud yang masih tidur dibangunkan ibunya yang tinggal di sebelah rumah.

Mahfud tidak sempat makan sahur, sebab terlelap tidur di ruang tamu.

Setelah dibangunkan, Mahfudl mencari istrinya yang tidur di kamar.

Seketika ia terkejut melihat istrinya sudah tekapar di tempat tidur dengan luka -luka pada anggota badan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan putrinya yang masih usia 2 tahun masih tidur dengan luka di kaki.

"Setelah memberitahu keluarganya dan diperiksa lemari, ternyata uang senilai Rp 150 juta lebih hilang," kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga langsung lapor ke Desa dan dilanjutkan ke Polsek Dukun.

"Saya dikabari warga, setelah itu ke lokasi dan lapor ke polisi," kata Abd.Rohim, Kepala Desa Imaan melalui telepon selulernya.

Keluarga korban mengungkapkan uang Rp150 milik korban hilang.

Uang tersebut digunakan untuk transaksi BRILink dan jualan pulsa.

Sementara, Kepala Desa Imaan, Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik Abd. Rohim mengatakan, aksi pencurian tersebut mengakibatkan uang senilai Rp 150 Juta, perhiasan dan handphone dibawa kabur pencuri.

"Informasi dari warga, pencuri masuk lewat pintu belakang rumah korban, kemudian masuk kamar mencuri uang Rp 150 Juta. Mungkin korban terbangun dan langsung dibunuh menggunakan obeng, dengan tusukan obeng sebanyak tiga kali di leher," kata Abd. Rohim. (Tribunnews.com/Surya)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas