Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

May Day, Serikat Driver Ojol Turun ke Jalan Tuntut Persamaan Hak-hak Pekerja

Serikat pengemudi ojek online (ojol) juga turun ke jalan memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in May Day, Serikat Driver Ojol Turun ke Jalan Tuntut Persamaan Hak-hak Pekerja
Tribunnews/Gita Irawan
Serikat pengemudi ojek online (ojol) juga turun ke jalan memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jakarta, Rabu (1/5/2024) siang. 

"Harapan terutama buat pemerintah, biar kami ini sebagai ojol diakui status kami sebagai pekerja. Tuntutannya hanya diakui sebagai pekerja. Beri kami perlindungan hukum. Jaminan kepastian pendapatan. THR harus tiap tahun diberikan," kata dia.

"Karena sesuai pernyataan yang kemarin, Dirjen Ketenagakerjaan itu menyatakan kita itu sudah termasuk PKWT hubungan kerja di luar hubungan kerja. Berarti kan secara jelas pemerintah mengakui. Cuma, kami mendesak pemerintah segera membuat aturan-aturan buat Ojol," sambung dia.

Senada dengan Toyang, Trioyono dari Serikat Pengemudi Angkutan Roda Dua (Serdadu) juga menuntut kesamaan status dengan pekerja.

Selama ini, kata dia, pihaknya telah mencoba membuka komunikasi dengan pemerintah maupun aplikator soal nasib mereka.

Namun menurutnya, negara seperti membiarkan, dan mendiamkan.

Akhirnya, mereka pun merasa dianaktirikan oleh negara dan dianggap sebagai warga negara kelas dua.

Selama ini, ia mengaku pihaknya telah tiga kali melakukan pertemuan dengan pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

Terakhir, kata dia, sekira sebulan lalu pihaknya telah menemui pihak Kementerian Ketenagakerjaan dan Kantor Staf Kepresidenan.

"Mereka juga berharap sebenarnya ojol ini bisa dimasukan ke dalam UI ketenagakerjaan karena sudah terhadap unsur. Tapi entah mengapa mereka juga katanya masih mengkaji, mengkaji, dan mengkaji tapi tidak pernah direalisasikan," kata dia.

"Fakta di lapangan kami ojol ini memang membutuhkan pendapatan layak, jaminan sosial, dan status kerja yang manusiawi, sistem kerja yang manusiawi," sambung dia.

Foto: Tribunnews.com/Gita Irawan

Serikat pengemudi ojek online (ojol) turun ke jalan dalam Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jakarta Pusat pada Rabu (1/5/2024).

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas