Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Rezeki Nomplok Pengusaha Jasa Boga, Seberapa Siap Mereka?

rogram Makan Bergizi Gratis yang akan dijalankan oleh pemerintahan Prabowo Subianto akan menjadi rezeki nomplok bagi pengusaha jasa boga di Indonesia.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Program Makan Bergizi Gratis Jadi Rezeki Nomplok Pengusaha Jasa Boga, Seberapa Siap Mereka?
Tribunnews/Endrapta
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Tashya Megananda Yukki 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Program Makan Bergizi Gratis yang akan dijalankan oleh pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan menjadi rezeki nomplok bagi pengusaha jasa boga di Indonesia.

Ini karena akan ada jutaan porsi menu yang harus disiapkan di program ini untuk jutaan anak sekolah yang jadi penerimanya dengan anggaran jumbo sebesar Rp 71 triliun yang dananya akan diambil dari APBN.

Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) mengklaim siap jika diminta terlibat dalam menyiapkan menu untuk program makan bergizi gratis.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat APJI Tashya Megananda Yukki mengatakan, pihaknya siap memberi masukan mengenai menu makanan yang akan dihidangkan dalam program ini.

"Kami siap apabila diminta bantuan ataupun masukan mengenai menu-menu makanan ataupun hygiene dapur-dapur yang akan nanti akan memberikan makan-makan tersebut," katanya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Jumat (28/6/2024).

Tashya menyarankan Prabowo-Gibran agar menggandeng APJI karena perusahaan-perusahaan katering yang tergabung dalam asosiasi ini sudah tersertifikasi.

Makanan-makanan yang siap dihidangkan dalam simulasi program makan siang gratis.
Menu makanan yang siap dihidangkan dalam simulasi program makan siang gratis. (Endrapta Pramudhiaz)
Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau dari APJI sendiri memang sudah rata-rata ter-certified ya perusahaan-perusahaan kateringnya. Jadi mungkin lebih baik untuk kerja sama lah bersinergi dengan APJI," ujarnya.

Menurut dia, perusahaan katering yang menjadi anggota APJI sudah terbiasa menyiapkan ribuan makanan per hari.

Jadi, jika ingin mencari yang pasti, Tashya percara diri pihaknya adalah pilihan yang tepat.

"Kami siap apabila ada permintaan. Kami juga sudah terbiasa untuk menyiapkan makanan ribuan per hari. Jadi, kalau misalnya mau cari yang sudah pasti, ya ke APJI saja," tutur Tashya.

Hal lain yang membuat Tashya percaya diri APJI merupakan pihak yang tepat untuk diajak berkolaborasi dalam program ini adalah cabang APJI yang tersebar di 26 provinsi dan akan terus bertambah.

Anggota APJI pun disebut mencapai ribuan, sehingga ia memandang pihaknya cocok untuk ikut terlibat dalam program makan bergizi gratis.

Baca juga: Bahlil Bilang Menu Program Makan Bergizi Gratis Akan Beda di Setiap Wilayah

"Kami ada di 26 provinsi. Insyaallah dalam satu tahun ke depan ini kita akan bertambah sampai ke 34-35 provinsi. Mudah-mudahan semuanya jadi merata. Kami ini ada 3.500 anggota. Jadi insyaallah nanti kita bisa endorse mana-mana yang memang cocok untuk makan bergizi," pungkas Tashya.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau simulasi makan siang gratis di SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Kamis (29/2/2024).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau simulasi makan siang gratis di SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Kamis (29/2/2024). (Endrapta Pramudhiaz)

Terkait dengan program makan bergizi gratis ini, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan menu makanan yang akan disajikan untuk program makan bergizi gratis akan berbeda di setiap wilayah.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas