Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

DPR Disarankan Panggil Hashim Djojohadikusumo Agar Bisa Jelaskan Lebih Detail Program 3 Juta Rumah

Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyarankan Komisi V DPR RI memanggil adik Presiden Prabowo Subianto terkait program 3 juta rumah

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in DPR Disarankan Panggil Hashim Djojohadikusumo Agar Bisa Jelaskan Lebih Detail Program 3 Juta Rumah
Endrapta Pramudhiaz/Tribunnews.com
PANGGIL HASHIM - Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto menyarankan Komisi V DPR RI memanggil adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, untuk mengetahui lebih detail soal peta jalan Program 3 Juta Rumah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto menyarankan Komisi V DPR RI memanggil adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, untuk mengetahui lebih detail soal peta jalan Program 3 Juta Rumah.

Diketahui, Hashim merupakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan. Satgas ini dibentuk usai Prabowo-Gibran memenangi Pilpres 2024 untuk merumuskan Program 3 Juta Rumah sebelum akhirnya ada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Baca juga: Hashim Tegaskan Komitmen RI untuk Transisi Energi di Forum Internasional BNEF Summit 2025

Menurut Joko, peta jalan Program 3 Juta Rumah ini banyak menimbulkan pertanyaan. Guna mendapatkan jawaban yang lebih jelas, Joko menyarankan agar Komisi V DPR RI mengadakan rapat bersama Hashim dam Satgas Perumahan.

"Kami melalui forum ini merekomendasikan kepada Komisi V DPR RI untuk berkenan mengundang Bapak Hashim Djojohadikusumo sebagai Ketua Tim Satgas Perumahan untuk memberikan paparan penjelasan terkait Peta Jalan Program 3 Juta Rumah ini, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih clear dan produktif," kata Joko ketika rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Ia yakin jika DPR RI bisa mendapatkan penjelasan dari Hashim, permasalahan soal peta jalan Program 3 Juta Rumah ini bisa terselesaikan.

"Saya yakin ketika Pak Hashim hadir di sini pasti tidak ada sein kanan belok kiri. Pasti sein kanan akan belok kanan. Jadi, program mulia ini bisa berjalan," ujar Joko.

Baca juga: Hashim Djojohadikusumo Bertemu Jokowi di Solo, Akui Tukar Pikiran soal Bangsa & Dapat Banyak Nasihat

Dalam rapat yang sama, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Yanuar Arif Wibowo mengungkap usulan tersebut merupakan sesuatu yang bagus.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan dipanggilnya Hashim, ia merasa DPR bisa mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai peta jalan Program 3 Juta Rumah, sehingga optimisme untuk program ini bisa kembali terbangun.

"Usulan bagus tadi. Saya usulkan juga perlu diundang Ketua Satgas Pak Hashim untuk memberikan gambaran yang utuh, sehingga optimisme kita tumbuh lagi di tengah-tengah situasi kayak begini," kata Yanuar.

Menurut dia, Satgas Perumahan lah yang sejatinya memahami soal Program 3 Juta Rumah. Jadi, bahaya jika pengemudi yang ditunjuk untuk menanganinya tidak memahami fitur-fitur dari program ini.

"Yang tau persis fitur-fitur untuk mencapai 3 juta kan satgas sebenaranya. Nah ketika komandannya atau pengemudinya tidak memahami fitur yang ada di situ, ini yang jadi problem," ujar Yanuar.

Pada hari sebelumnya, ketika Komisi V DPR RI melakukan rapat mengenai peta jalan Program 3 Juta Rumah bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Yanuar mempertanyakan indikator capaian dari program ini.

Dia menilai program 3 Juta Rumah sebatas omon-omon.

Menurutnya, apa yang dipaparkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara belum dilengkapi anggaran untuk mencapai target program.

Adapun Kementerian PKP masih mengupayakan penyediaan 2.247.088 unit rumah.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas