Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Garuda Disuntik Triliunan, Tapi Masih Merugi: Legislator PAN Tagih Reformasi Internal Nyata

Garuda disuntik triliunan tapi masih rugi. DPR tagih reformasi internal, manajemen janji efisiensi dan transparansi dana.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reza Deni
zoom-in Garuda Disuntik Triliunan, Tapi Masih Merugi: Legislator PAN Tagih Reformasi Internal Nyata
Tv Parlemen
KINERJA GARUDA INDONESIA - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PAN, Abdul Hakim Bafagih, berbicara dalam RDP bersama direksi Garuda Indonesia di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2025). Ia menyoroti belum adanya perbaikan signifikan pada kinerja Garuda meski telah disuntik dana triliunan rupiah. 

“Kami memahami harapan publik dan DPR. Garuda saat ini fokus pada efisiensi operasional, peningkatan pendapatan, dan perbaikan struktur biaya agar bisa kembali sehat secara finansial,” ujar Reza dalam forum yang sama.

Ia juga menyampaikan bahwa Garuda mencatat sejumlah capaian positif, seperti peningkatan jumlah penumpang, efisiensi rute, dan perbaikan on-time performance.

“Jumlah penumpang hingga Juni 2025 mencapai 5,4 juta, dengan on-time performance mencapai 86,02 persen. Untuk penerbangan haji, bahkan mencapai 96,2 persen,” jelasnya.

Reza menegaskan bahwa manajemen Garuda akan menyampaikan laporan rinci terkait skema pendanaan dari Danantara kepada Komisi VI DPR RI secara transparan.

“Kami terbuka dan akan menjelaskan mekanisme dana tersebut, termasuk status dan bentuknya, dalam laporan lanjutan,” pungkasnya.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, tidak hadir dalam RDP karena tengah mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat.

Informasi tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.

Rekomendasi Untuk Anda

"Komisi VI DPR RI telah menerima surat dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. perihal permohonan izin kehadiran Direktur Utama karena adanya pertemuan dengan Boeing bersama pemerintah RI di New York," ujar Andre saat membuka rapat.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas