Merah Putih di Dada: Kisah Jatuh Bangun Kaos Bendera dan Tangan Dingin Rumah BUMN
Bermodal katalog fisik tersemat visi-misi dan filosofi yang matang, ia nekat menyambangi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Penulis:
Dodi Esvandi
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - layar televisi di ruang keluarga itu sedang menyiarkan pertandingan sepak bola Tim Nasional Indonesia.
Penonton di stadion riuh, atmosfernya Indonesia sekali. Namun, ada satu hal yang mengganjal di mata seorang desainer grafis yang duduk di depan layar.
Pandangannya tertuju pada sang presenter: pria di dalam layar kaca itu memakai kaos bertuliskan ‘I Love Paris’ lengkap dengan siluet Menara Eiffel.
"Bu, gimana ya," si suami menoleh ke istrinya, Weni, "Masa lagi nyiarin sepak bola Indonesia tapi kaosnya kayak gitu? Harusnya kan pakai kaos Indonesia yang benar-benar membawa identitas bangsa."
Mendengar keresahan suaminya, jiwa marketing Weni langsung menyala.
Percikan obrolan di tahun 2009 itulah yang menjadi titik nol lahirnya Bendera.Co, sebuah brand yang kini lebih akrab di telinga publik sebagai Kaos Bendera.
Nekat ke Kementerian dan Diborong ke Las Vegas
Ia bukan tipe pengusaha yang suka melangkah setengah-setengah.
Bermodal katalog fisik tersemat visi-misi dan filosofi yang matang, ia nekat menyambangi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
"Kalau mau datengin instansi, saya maunya ketemu langsung sama yang di atas," kenangnya.
Prinsip produknya pun unik dan berani: hanya ada 2 warna merah dan putih saja, titik.
Ketika dipamerkan di Jakarta Convention Center (JCC), banyak pengunjung yang geleng-geleng kepala.
Namun Weni bergeming, "Selama bendera Indonesia masih dua warna, kaos kita juga tetap dua warna."
Karakter kuat itu terbayar instan. Di Kemenpora, mereka langsung ditantang menyediakan 3.000 kaos dalam waktu singkat untuk mendukung petinju legendaris Chris John yang kala itu bertanding melawan Rocky Juarez di Las Vegas, Nevada.
Craig Christian (almarhum), manajer Chris John yang berkebangsaan Australia, bahkan kepincut dan meminta dibuatkan jubah tanding khusus bernuansa merah putih.
Sejak malam di Las Vegas itu, Kaos Bendera bertransformasi menjadi langganan official merchandise ajang olahraga besar, mulai dari SEA Games 2011 hingga berbagai perhelatan BUMN.