Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Merah Putih di Dada: Kisah Jatuh Bangun Kaos Bendera dan Tangan Dingin Rumah BUMN

Bermodal katalog fisik tersemat visi-misi dan filosofi yang matang, ia nekat menyambangi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Merah Putih di Dada: Kisah Jatuh Bangun Kaos Bendera dan Tangan Dingin Rumah BUMN
Tribunnews.com/Dodi Esvandi
Deretan koleksi kaos Bendera di gerai Sarinah, Jakarta Pusat. Kualitas bahan premium dan konsistensi karakter membawa produk mereka lolos kurasi ketat di gerai elite, Sarinah Thamrin dan Sarinah Taman Mini. 

Craig Christian (almarhum), manajer Chris John yang berkebangsaan Australia, bahkan kepincut dan meminta dibuatkan jubah tanding khusus bernuansa merah putih.

Sejak malam di Las Vegas itu, Kaos Bendera bertransformasi menjadi langganan official merchandise ajang olahraga besar, mulai dari SEA Games 2011 hingga berbagai perhelatan BUMN.

Tagline mereka bukan sekadar pemanis: “Wear of Pride, Not Just a Tee but Your Identity.”

Ketika Badai Pandemi Memaksa Merangkak dari Nol

Namun, dunia bisnis punya caranya sendiri untuk menguji mental.

Ketika pandemi COVID-19 menghantam, bisnis yang awalnya mapan ini seketika "nyungsep".

Pintu-pintu pengadaan BUMN tertutup, pameran ditiadakan. Lini produksi Bendera.co di Depok terpaksa mati suri.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari hampir 20 karyawan yang menghidupkan mesin jahit, Weni harus bertahan dengan hanya menyisakan tiga penjahit dan dua admin.

Membangun kembali puing-puing usaha pasca-pandemi jelas bukan perkara mudah.

Di saat Weni sedang memutar otak untuk merangkak naik, sebuah pesan singkat masuk ke ponselnya.

Sebagai pelaku usaha yang terdaftar di platform Pasar Digital (PaDi) UMKM, Weni diundang untuk bergabung dengan Rumah BUMN BRI.

Langkah kecil memenuhi undangan itu rupanya menjadi salah satu jangkar penyelamat.

Di Rumah BUMN BRI, Weni tidak hanya menemukan kelas-kelas pelatihan untuk menyegarkan wawasan bisnisnya di era digital, tetapi juga menemukan sebuah ekosistem pendukung yang hangat.

"Yang paling terasa setelah bergabung itu wawasan saya sangat terbantu. Melalui forum-forum di Rumah BUMN BRI, baik lewat Zoom maupun tatap muka, saya bisa memperluas jaringan, mendapatkan pelanggan baru, dan saling berbagi strategi dengan sesama pelaku UMKM," ungkap Weni.

Bagi Weni, peran Rumah BUMN BRI krusial dalam memberikan link (akses jaringan) di saat modal materiil bukan lagi satu-satunya penentu keberlanjutan sebuah usaha setelah dihantam krisis.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas