Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Apindo Minta Pemerintah Hati-hati Tetapkan UMP 2026, Ini Alasannya

Apindo meminta kebijakan upah harus diarahkan untuk memperluas kesempatan kerja bukan menambah biaya yang melemahkan kemampuan perusahaan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Apindo Minta Pemerintah Hati-hati Tetapkan UMP 2026, Ini Alasannya
Lita/Tribunnews
ATURAN PENGUPAHAN - Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Bob Azam. Apindo meminta kebijakan upah agar diarahkan untuk memperluas kesempatan kerja bukan menambah biaya yang melemahkan kemampuan perusahaan. 

"Kalau itu sampai terjadi kita akan kaget-kaget. Saya harap buruh juga bisa mengerti kondisi yang ada. Kita lihat saja. Kan UMP itu sebenarnya jaring pengaman," ucapnya.

Shinta menambahkan, upah minimum idealnya hanya berlaku bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun, sedangkan sebagian besar karyawan di lapangan sudah menerima gaji di atas UMP.

Shinta Kamdani juga menekankan, kepastian dalam penghitungan upah merupakan bagian penting dari kepastian berusaha di Indonesia.

Menurut dia, formula penghitungan UMP yang diatur melalui Undang-Undang Cipta Kerja telah memberikan arah dan kepastian bagi investor.

"Salah satu aspek kepastian berusaha itu juga ada kepastian dari segi upah. Kalau tidak ada kepastian dan setiap tahun asal saja keluar angka, itu tidak memungkinkan," tutur Shinta saat ditemui Wartawan di Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025).

Ia menjelaskan, formula UMP sejatinya telah disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah, dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, serta Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Karena itu, UMP seharusnya tidak disamaratakan di seluruh wilayah. Berikut data kenaikan UMP Pulau Jawa dalam 5 tahun terakhir:

Rekomendasi Untuk Anda

Jawa Barat
2021 = Rp 1.810.351
2022 = Rp 1.841.487
2023 = Rp 1.986.670
2024 = Rp 2.057.495
2025 = Rp 2.191.232

Jawa Tengah
2021 = Rp 1.798.979
2022 = Rp 1.812.935
2023 = Rp 1.958.169
2024 = Rp 2.036.947
2025 = Rp 2.169.349

Baca juga: Miris! Efisiensi Anggaran Buat Pekerja Hotel Jogja Digaji di Bawah UMR: Hidup dari Jatah Makan

Jawa Timur
2021 = Rp 1.868.777
2022 = Rp 1.891.567
2023 = Rp 2.040.244
2024 = Rp 2.165.244
2025 = Rp 2.305.985

DI Yogyakarta 
2021 = Rp 1.765.000
2022 = Rp 1.840.915
2023 = Rp 1.981.782
2024 = Rp 2.264.080
2025 = Rp 2.264.080

DKI Jakarta 
2021 = Rp 4.416.186
2022 = Rp 4.641.854
2023 = Rp 4.901.798
2024 = Rp 5.067.381
2025 = Rp 5.396.761

Banten
2021 = Rp 2.460.966
2022 = Rp 2.501.203
2023 = Rp 2.661.280
2024 = Rp 2.727.812
2025 = Rp 2.905.119

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas